CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID–DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Cilegon menyoroti kinerja fiskal Pemerintah Kota Cilegon pada tahun anggaran 2025 yang dinilai mengalami perbaikan.
Salah satu indikatornya adalah tidak adanya defisit anggaran serta capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melampaui target.
Sekretaris Jenderal DPD KNPI Kota Cilegon, Apriyono, mengatakan kondisi tersebut menjadi catatan penting dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2025.
Menurutnya, setelah periode 2021 hingga 2024 Pemkot Cilegon menghadapi defisit sekitar Rp100 miliar, pada 2025 kondisi tersebut berhasil ditekan.
“Realisasi PAD 2025 mencapai Rp933 miliar, melampaui target yang ditetapkan. Selain itu, anggaran ditutup dengan SILPA sebesar Rp71 miliar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari proses pengelolaan anggaran yang berlangsung lintas kepemimpinan.
APBD 2025, kata dia, telah disusun dan disahkan pada masa wali kota sebelumnya, sementara pelaksanaannya berada di bawah kepemimpinan Wali Kota Robinsar dan Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo.
“Artinya ada kesinambungan dalam pengelolaan anggaran. Program yang berjalan tetap disesuaikan tanpa menimbulkan defisit baru,” katanya.
Di sisi lain, KNPI juga menyoroti proses pembahasan LKPJ 2025 oleh DPRD Kota Cilegon. Apriyono mendorong Panitia Khusus (Pansus) segera menyelesaikan pembahasan dan menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah daerah.
“Pembahasan ini penting sebagai bahan evaluasi. Rekomendasi DPRD akan menentukan arah kebijakan ke depan,” ucapnya.
Ia mengingatkan agar proses tersebut tidak terhambat oleh kepentingan di luar substansi pembahasan. Menurutnya, keterlambatan penyelesaian LKPJ berpotensi mengganggu pelaksanaan program pembangunan.
“Yang utama tetap kepentingan masyarakat. Jangan sampai proses evaluasi ini justru menghambat program yang dibutuhkan warga,” tuturnya.
KNPI berharap, dengan kondisi fiskal yang relatif lebih stabil, pemerintah daerah dapat lebih fokus pada pelaksanaan program prioritas serta peningkatan pelayanan publik.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: AGung S Pambudi











