LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID– Neng Siti Julaiha resmi memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Banten setelah menerima Surat Keputusan (SK) dari Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono, di Jakarta.
Perempuan yang akrab disapa NJ ini dikenal sebagai figur berpengalaman dalam dunia pendidikan, organisasi sosial, hingga politik. Perjalanan panjang tersebut menjadi bekal penting dalam mengemban amanah sebagai pimpinan partai di tingkat provinsi.
Neng Siti Julaiha lahir di Lebak pada 13 Juli 1975. Ia tumbuh di lingkungan pedesaan yang membentuk karakter sederhana, tangguh, dan dekat dengan masyarakat.
Pendidikan dasarnya ditempuh di daerah asal, kemudian melanjutkan ke Madrasah Tsanawiyah Negeri Rangkasbitung. Ia juga mengenyam pendidikan di pesantren Daar el-Qolam yang turut membentuk kedisiplinan dan pandangan hidupnya.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Jakarta dengan mengambil S1 Pendidikan Agama Islam di IAIA Jakarta dan lulus pada 2004. Ia kemudian meraih gelar magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada 2011.
Karier profesionalnya dimulai di dunia pendidikan. Pada 2001, ia dipercaya menjadi Wakil Kepala Sekolah di Asshiddiqiyah Islamic Boarding School Jakarta, yang menjadi awal perjalanan kepemimpinannya.
Pada 2023, ia mendirikan NJ Center, sebuah lembaga yang fokus pada pemberdayaan masyarakat, pendidikan, serta isu sosial dan politik. Melalui lembaga ini, ia memperluas pengabdiannya di tengah masyarakat.
Langkah politiknya dimulai pada Pemilu 2014 saat maju sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Lebak. Ia berhasil terpilih untuk periode 2014–2019 dan menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi PPP.
Kariernya terus berkembang ke tingkat provinsi. Pada periode 2019–2024, ia menjadi anggota DPRD Provinsi Banten dan kembali dipercaya sebagai Wakil Ketua Fraksi PPP, serta memimpin Panitia Khusus pemisahan Bank Banten dari PT Banten Global Development (BGD).
Pada Pemilu 2024, ia maju sebagai calon anggota DPR RI dari Dapil Banten I (Lebak–Pandeglang). Ia meraih suara signifikan dan menjadi salah satu peraih suara tertinggi, meski belum berhasil ke Senayan karena PPP tidak lolos ambang batas parlemen.
Di luar politik, Neng Siti Julaiha aktif dalam berbagai organisasi, di antaranya Ketua DPW PPLIPI Provinsi Banten, Sekretaris Jenderal Majelis Alumni IPPNU, serta anggota Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga MUI Pusat. Dengan latar belakang pendidikan kuat dan pengalaman luas, ia dinilai memiliki kapasitas untuk mengembalikan kejayaan PPP di Banten.
Editor: Bayu Mulyana











