LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Momentum Hari Kartini setiap tanggal 21 April menjadi refleksi penting atas peran perempuan dalam berbagai bidang. Di Banten, sosok Neng Siti Julaiha atau yang akrab disapa NJ, merupakan salah satu representasi perempuan tangguh yang mampu menembus berbagai tantangan zaman.
Perjalanan hidup NJ menjadi gambaran nyata bagaimana perempuan dapat berkontribusi besar dalam pembangunan daerah. Berangkat dari latar belakang sederhana, ia tumbuh dengan semangat belajar dan dedikasi tinggi terhadap dunia pendidikan dan sosial.
Setelah menyelesaikan pendidikan dasar di daerahnya, ia melanjutkan ke Madrasah Tsanawiyah Negeri Rangkasbitung, dan kemudian menimba ilmu di Pesantren Daar el-Qolam. Lingkungan pendidikan tersebut membentuk karakter disiplin serta kepeduliannya terhadap masyarakat.
Ia menempuh pendidikan tinggi di Jakarta dengan mengambil S1 Pendidikan Agama Islam di IAIA Jakarta dan lulus pada 2004. Kemudian, ia melanjutkan studi magister di bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan berhasil menyelesaikannya pada 2011.
Pada 2023, ia mendirikan NJ Center sebagai wadah pemberdayaan masyarakat yang fokus pada pendidikan dan isu sosial-politik. Melalui lembaga ini, ia memperluas kontribusi nyata bagi masyarakat.
Langkah politiknya bermula pada Pemilu 2014 saat terpilih menjadi Anggota DPRD Kabupaten Lebak periode 2014–2019. Kariernya terus meningkat hingga menjadi Anggota DPRD Provinsi Banten periode 2019–2024 serta mendapat kepercayaan menduduki posisi strategis sebagai Wakil Ketua Fraksi PPP.
Pada Pemilu 2024, NJ maju sebagai calon legislatif DPR RI dari Dapil Banten I. Meski meraih suara signifikan, ia belum berhasil melenggang ke Senayan karena partainya tidak lolos ambang batas parlemen secara nasional. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan langkahnya.
Kini NJ justru mendapat kepercayaan sebagai Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Banten. “Atas amanah ini, saya ingin membuktikan bahwa perempuan juga mampu memimpin dan membawa perubahan. Ini bukan hanya tentang saya, tapi tentang perjuangan perempuan di Banten,” ujar NJ.
Ia menambahkan bahwa di era kepemimpinannya, PPP akan fokus pada penguatan kader serta pemberdayaan masyarakat. “Saya ingin PPP di Banten menjadi rumah besar bagi masyarakat, khususnya perempuan dan generasi muda untuk berkembang,” tutur NJ.
Menurutnya, momentum Hari Kartini harus dimaknai sebagai dorongan untuk terus maju dan berkarya. “Semangat Kartini harus kita hidupkan, bahwa perempuan bisa berdiri sejajar dan berkontribusi nyata bagi bangsa dan daerah,” tandasnya.
Editor : Rostinah











