SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah II melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta melaporkan terbentuknya Bibit Siklon Tropis 92S di wilayah Samudra Hindia, tepatnya di barat daya Banten.
Berdasarkan analisis terbaru pada 16 April 2026 pukul 07.00 WIB, pusat sirkulasi sistem berada di koordinat 10,3° Lintang Selatan dan 93,3° Bujur Timur, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 15 knot atau sekitar 28 km per jam serta tekanan minimum sekitar 1005 hPa.
“Dalam beberapa jam terakhir, aktivitas awan konvektif di sekitar wilayah Provinsi Banten terpantau meningkat, meskipun masih bersifat fluktuatif,”ujar Kepala BBMKG Wilayah II, Hartanto, Kamis 16 April 2026.
Secara meteorologis, kondisi suhu muka laut yang hangat (29–30°C) dan vertical wind shear yang lemah mendukung perkembangan sistem. Namun, terdapat faktor penghambat berupa suplai udara kering di lapisan menengah dan lemahnya konvergensi di lapisan bawah.
“Potensi Bibit Siklon Tropis 92S untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 hingga 48 jam ke depan masih dalam kategori rendah,” ungkapnya.
BMKG memprakirakan dalam 24 jam ke depan sistem ini akan bergerak ke arah barat.
Meski berpotensi rendah, masyarakat tetap diminta waspada terhadap dinamika cuaca yang dapat berubah dengan cepat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru dari kanal resmi BMKG,” imbaunya.
Editor: Bayu Mulyana











