SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Gubernur Banten, Andra Soni mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Adha 2026. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten disebut terus berupaya menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi daerah.
Menurut Andra, masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan kebutuhan pokok karena pemerintah terus melakukan pengawasan melalui berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Pertanian (Distan).
“Jangan panik, karena pemerintah selalu bekerja melalui Dinas Disperindag, Dinas Pertanian (Distan), dan lain sebagainya,” ujarnya, Kamis 14 Mei 2026.
Andra mengakui terdapat sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan. Namun, banyak pula bahan pokok yang masih berada pada level stabil.
“Ada beberapa komoditas mengalami kenaikan, tapi banyak juga yang stabil sehingga ini perlu diantisipasi,” ungkapnya.
Pemprov Banten, kata Andra, juga terus menelusuri penyebab kenaikan harga sejumlah komoditas. Langkah antisipasi dilakukan untuk mencegah praktik kecurangan, termasuk potensi penimbunan barang oleh oknum tertentu.
Di sisi lain, Kepala Disperindag Banten, Iwan Hermawan menegaskan pihaknya rutin melakukan pengawasan rantai distribusi, mulai dari tingkat pengecer hingga produsen.
Pengawasan diperketat untuk memastikan stok bahan pokok benar-benar sampai ke masyarakat dan tidak disalahgunakan dalam jalur distribusi.
“Jadi sudah kita ingatkan kepada pedagang untuk tidak menjual lagi, harus kepada konsumen atau masyarakat langsung,” paparnya.
Pemprov Banten juga terus berkoordinasi dengan tim satuan tugas (satgas) pangan guna menjaga ketertiban distribusi serta mencegah praktik penimbunan yang dapat memicu lonjakan harga di pasaran.
Editor: Bayu Mulyana











