SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang akan mengawal realisasi atau serapan anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap periodenya.
Upaya tersebut dilakukan guna memastikan realisasi anggaran maksimal sesuai perencanaan serta tidak ada lagi program yang diluncurkan di tahun depan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang, Zaldi Dhuhana, menilai adanya luncuran program di tahun selanjutnya mengindikasikan lemahnya perencanaan yang dilakukan oleh OPD.
Maka dari itu, untuk memastikan realisasi berjalan maksimal dan sesuai dengan perencanaan, akan dilakukan evaluasi secara berkala sehingga perencanaan berjalan maksimal.
“Agar tidak ada luncuran, maka akan kita kawal dan akan dilakukan evaluasi kinerja bagi OPD,” katanya, Jumat 22 Mei 2026.
Ia mengatakan, apabila nantinya perencanaan dan realisasi tidak sesuai, maka nilai evaluasi kinerjanya akan buruk.
Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi kinerja yang dilakukan pada triwulan pertama, OPD yang masuk kategori OPD teknis justru realisasinya masih rendah.
“Seperti yang melaksanakan pekerjaan konstruksi. Karena tadi rencana umum pengadaan dan realisasi tidak tepat,” ujarnya.
Untuk itu, pihaknya berencana akan memberikan sanksi bagi OPD yang realisasi belanjanya tidak maksimal dengan memotong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
“Jadi kalau nilainya turun rendah 15 persen maka TPP nya juga akan dipotong 15 persen satu dinas itu. Yang kinerjanya kurang baik akan terdampak pada TPP,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi








