SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Banten, Oong Syahroni, optimistis kontingen Banten mampu kembali menorehkan prestasi pada ajang Pekan Nasional (Penas) XVII KTNA yang akan digelar di Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada 20–25 Juni 2026.
Optimisme tersebut disampaikan Oong usai pelepasan kontingen KTNA Banten oleh Gubernur Banten, Andra Soni, di halaman Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (15/6/2026).
Menurut Oong, keikutsertaan pada tahun ini menjadi yang ketujuh kalinya bagi Provinsi Banten sejak daerah tersebut terbentuk. Pada Penas XVII KTNA, Banten mengirimkan sebanyak 177 orang yang terdiri atas panitia provinsi dan peserta dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Banten.
Oong mengungkapkan, selama mengikuti ajang Penas KTNA, kontingen Banten memiliki catatan prestasi yang cukup membanggakan. Berbagai penghargaan berhasil diraih dalam sejumlah kegiatan, mulai dari Temu Tugas, Asah Terampil, Ujuk Tangkas hingga Temu Teknologi.
“Selama ini kontingen Banten selalu berupaya memberikan yang terbaik dan mampu meraih prestasi dalam berbagai kegiatan. Mudah-mudahan tahun ini kita kembali bisa membawa pulang hasil yang membanggakan,” ujarnya.
Selain mengejar prestasi, Oong menilai Penas KTNA merupakan sarana penting bagi petani dan nelayan untuk meningkatkan kapasitas serta memperluas wawasan terkait perkembangan teknologi di bidang pertanian dan perikanan.
Melalui kegiatan tersebut, peserta dapat bertukar pengalaman dengan petani dan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus mempelajari berbagai inovasi yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.
“Kami mohon doa dan dukungan agar seluruh kontingen diberikan kesehatan, dapat menjalankan amanah sebagai duta daerah, menjaga nama baik Provinsi Banten, serta pulang membawa pengalaman dan prestasi yang membanggakan,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni berpesan agar seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan untuk belajar dari daerah lain.
“Belajar di sana, manfaatkan kesempatan yang ada, dan kemudian implementasikan di Banten,” kata Andra.
Sebagai informasi, Penas XVII KTNA akan diikuti sekitar 30 ribu petani dan nelayan dari seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi nasional sekaligus wadah pertukaran pengetahuan, pengembangan teknologi, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian dan perikanan.
Editor: Mastur Huda











