• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Hukum

Banten Zona Merah Perdagangan dan Penyelundupan Satwa Liar 

Fahmi by Fahmi
Rabu, 24 Juni 2026 14:13
in Hukum
Banten Zona Merah Perdagangan dan Penyelundupan Satwa Liar 

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wilayah Provinsi Banten saat ini dinilai masuk ke dalam zona merah atau lokasi sangat rawan sebagai jalur lalu lintas perdagangan dan penyelundupan satwa liar berskala nasional maupun internasional. 

Posisi geografis Banten dengan keberadaan bandara dan pelabuhan kerap dimanfaatkan sebagai pintu keluar-masuk oleh para pelaku kejahatan.

RelatedPosts

Korupsi PT ABM

Kejati Banten Bakal Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi Pengelolaan Keuangan PT ABM Rp 6,82 Miliar

Rabu, 4 November 2026 16:03
Polresta Serang Kota

Cabuli Siswi TK, Guru SMK di Kota Serang Ditangkap Polisi

Rabu, 4 November 2026 14:56
curanmor Tangerang

Curi Motor di Tangerang, Tiga Pelaku Diburu dan Ditangkap di Pandeglang

Rabu, 4 November 2026 14:05
pengungkapan penyalahgunaan nakotika

Operasi Tiga Bulan, Polres Lebak Tetapkan 44 Orang Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 4 November 2026 12:37

Merespons tingginya potensi kejahatan tersebut, Jaga Alam Raya Indonesia (JARI) bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menggelar lokakarya (workshop) penanganan isu kejahatan satwa liar. 

Kegiatan tersebut diikuti oleh 18 peserta yang terdiri dari unsur Kejaksaan, penyidik Kepolisian, Bea Cukai, hingga perwakilan Mahkamah Agung di salah satu hotel di Kota Serang, Rabu 24 Juni 2026.

Direktur Eksekutif JARI, Nanda P Nababan, menjelaskan bahwa Banten sangat strategis bagi para pelaku untuk melakukan koordinasi dan permufakatan jahat.

“Kami mengkualifikasikan Banten sebagai zona merah. Banten ini sekarang sebagai pintu keluar dan masuk penyelundupan satwa liar, baik dari Indonesia menuju luar negeri maupun sebaliknya,” katanya. 

Hal tersebut terbukti dalam pengungkapan kasus pengangkutan sisik trenggiling kurang lebih sebesar 800 kilogram oleh TNI angkatan laut yang dibawa warga negara Vietnam.

“Bukti terbarunya adalah kasus pengangkutan kurang lebih 800 kilogram sisik trenggiling oleh warga negara Vietnam, yang kapalnya kini sedang dalam proses sita dan akan segera disidangkan,” ungkapnya. 

Kendati berstatus rawan, Nanda memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen penegakan hukum di wilayah hukum Kejati Banten. Ia menilai Banten merupakan salah satu contoh percontohan yang baik dalam penegakan hukum tindak pidana satwa liar.

“Salah satu contoh yang baik adalah penanganan kasus perburuan cula Badak Jawa. Meskipun pelaku sempat divonis bebas, pihak Kejaksaan melakukan upaya kasasi hingga akhirnya pelaku dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 12 tahun penjara. Ini adalah tuntutan dan vonis tertinggi,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati Banten, Adi Fakhrudin, menyambut baik kolaborasi dengan JARI. Menurutnya, workshop yang diselenggarakan selama dua hari tersebut sangat penting untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya jajaran Kejaksaan dalam proses penuntutan.

“Perkara mengenai satwa yang dilindungi memang banyak terjadi di wilayah Banten. Workshop ini bertujuan untuk menambah wawasan kita, bagaimana penanganan perkara sejak tahap penyidikan, proses penuntutannya, hingga seperti apa pengambilan putusan dari pandangan Mahkamah Agung,” katanya. 

Terkait kasus penyelundupan satwa yang sedang ditangani saat ini, Adi membenarkan adanya kasus menonjol di wilayah Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang dan Cilegon, salah satunya adalah kasus sisik trenggiling yang saat ini masih dalam tahapan penuntutan.

Lebih lanjut, Adi menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam proses penegakan hukum kasus kejahatan satwa liar di Banten.

“Sampai sekarang tidak ada kendala. Justru melalui kolaborasi ini kita melakukan penyamaan persepsi. Sejak tahap penyidikan, penuntutan, hingga putusan, semuanya berjalan seirama dengan satu tujuan utama melindungi satwa yang dilindungi,” tuturnya.

Editor: Agus Priwandono

Tags: kejati bantenPenyelundupan Satwa LiarPolda Bantensatwa liar
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Budi Rustandi Resmikan Betonisasi Jalan Pakupatan-Bendung Hasil CSR PT BMM

Next Post

Diskominfo Cilegon Dorong Tata Kelola Data Terintegrasi Melalui Forum Satu Data Indonesia

Next Post
Diskominfo Cilegon Dorong Tata Kelola Data Terintegrasi Melalui Forum Satu Data Indonesia

Diskominfo Cilegon Dorong Tata Kelola Data Terintegrasi Melalui Forum Satu Data Indonesia

Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 4 November 2026 12:18
87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

Rabu, 4 November 2026 12:08
Stasiun Cipocok Kota Serang

Stasiun Cipocok Kota Serang Diusulkan Kembali Aktif

Rabu, 4 November 2026 16:34
PPPK Paruh Waktu Cilegon

Kekurangan Pegawai, Pemkot Cilegon Pindahkan PPPK Paruh Waktu ke Sejumlah OPD

Rabu, 4 November 2026 14:10
Kejati Banten

Tiga Kejari di Banten Usut Dugaan Korupsi PKBM, Kajati: Sudah Penyidikan

Senin, 2 November 2026 12:49
KADIN Banten

Enam Ketua KADIN Daerah Boikot Musprov ke-7 Banten, Desak Transparansi Dana

Selasa, 3 November 2026 11:12

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Indonesia Punya Nikel, Tapi Apakah Punya Cukup Asam Sulfat?

by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 5 November 2026 13:19
0

Oleh: Firman Gumilar Sudayat Praktisi Mining, Smelter, Manufacturing & Industrial Supply Chain RADARBANTEN.CO.ID - Ketika Indonesia berbicara mengenai hilirisasi, pembicaraan...

Hadapi Porprov VII Banten 2026, Pemkot Cilegon Siapkan Anggaran Rp4 Miliar

Hadapi Porprov VII Banten 2026, Pemkot Cilegon Siapkan Anggaran Rp4 Miliar

by Adam Fadillah
Kamis, 5 November 2026 12:50
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mengalokasikan anggaran sebesar Rp4 miliar untuk mendukung kontingen Kota Cilegon menghadapi Pekan Olahraga...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.