CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon menggelar pelatihan pemulasaraan jenazah bagi para pemandi jenazah, Selasa 30 Juni 2026.
Kegiatan yang diinisiasi Kelurahan Ciwaduk tersebut menjadi yang pertama dilaksanakan di tingkat kelurahan di Kota Cilegon bekerjasama dengan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon.
Lurah Ciwaduk, Nurul Hadiyati mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pemandi jenazah agar memiliki keterampilan sesuai syariat dan prosedur yang berlaku.
“Hari ini terlaksana kegiatan pemulasaraan jenazah yang kami inisiasi. Alhamdulillah mendapatkan dukungan dari BAZNAS,” katanya kepada wartawan.
Nurul menjelaskan, saat ini Kelurahan Ciwaduk memiliki 43 orang pemandi jenazah. Namun, sebagian besar di antaranya belum memiliki sertifikat pelatihan sebagai bukti kompetensi.
“Ini tujuannya untuk meningkatkan kapasitas dan kuantitas pemandi jenazah di Kelurahan Ciwaduk. Jadi pemandi jenazah di Kelurahan Ciwaduk itu masih di angka 43 dan masih banyak yang belum bersertifikat,” ujarnya.
Menurutnya, sertifikasi akan menjadi syarat bagi para pemandi jenazah yang menerima honorarium dari pemerintah ke depan.
“Kedepannya yang mendapatkan honor pemandi jenazah wajib memiliki sertifikat pelatihan,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, pelatihan tersebut diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari sembilan Rukun Warga (RW) di Kelurahan Ciwaduk.
“Ini inisiasi kami dan baru Kelurahan Ciwaduk yang melaksanakan. Pesertanya sendiri 30 orang dari sembilan RW,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Cilegon, Ardawi Muhsin mengatakan, pihaknya mendukung penuh pelaksanaan pelatihan tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan pemulasaraan jenazah di Kota Cilegon.
“Dalam rangka meningkatkan pemulasaraan jenazah di Kota Cilegon, BAZNAS sendiri memberikan santunan kepada mereka agar lebih semangat dalam menjalankan tugasnya,” katanya.
Ardawi berharap pelatihan serupa dapat diikuti oleh kelurahan lain di Kota Cilegon sehingga semakin banyak pemandi jenazah yang memiliki kompetensi dan sertifikasi.
Editor: Abdul Rozak











