KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BWSCC) melakukan normalisasi Irigasi Cisadane Barat yang membentang dari Kecamatan Periuk hingga Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.
Normalisasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kelancaran aliran air irigasi sehingga kebutuhan air bagi lahan pertanian di Kabupaten Tangerang dapat terpenuhi secara optimal.
Pelaksana kegiatan normalisasi, Ukat, mengatakan pekerjaan tersebut bertujuan memperlancar distribusi air dari bagian hulu hingga hilir agar pasokan air menuju area persawahan berjalan lebih baik.
“Dengan normalisasi Irigasi Cisadane Barat ini, air akan mengalir dengan baik sehingga kebutuhan irigasi untuk lahan pertanian dapat terpenuhi,” ujar Ukat di lokasi pekerjaan, Rabu, 8 Juli 2026.
Ia menjelaskan, pekerjaan normalisasi meliputi pemasangan tiang pancang beton di sepanjang sisi saluran induk irigasi serta pemasangan batu kali pada sejumlah titik anak saluran Irigasi Cisadane Barat.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat konstruksi saluran sekaligus menjaga kestabilan aliran air menuju lahan pertanian.
Selain itu, Ukat mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fungsi irigasi dengan tidak membuang sampah ke dalam saluran.
Sebab, sampah yang menumpuk dapat menghambat aliran air, menyebabkan pendangkalan, hingga berpotensi memicu terjadinya luapan.
“Kami sangat mengimbau masyarakat untuk menjaga Irigasi Cisadane Barat dan saluran irigasi lainnya dengan tidak membuang sampah ke dalam saluran,” katanya.
Sementara itu, Adam (56), salah seorang petani di Kecamatan Rajeg, menyambut baik program normalisasi Irigasi Cisadane Barat yang dilakukan BWSCC.
Menurutnya, perbaikan saluran irigasi sangat membantu petani dalam memenuhi kebutuhan air untuk proses tanam padi sehingga diharapkan dapat meningkatkan hasil panen.
“Iya bang, kalau aliran air bisa mengalir ke sawah saya, maka insyaallah hasil panennya akan bagus,” ujarnya.
Editor: Mastur Huda










