SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten terus menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Distribusi dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah yang mulai mengalami krisis air bersih.
Salah satu wilayah yang menerima bantuan adalah Desa Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Di wilayah tersebut, BPBD telah menyalurkan bantuan kepada 485 kepala keluarga (KK).
Total air bersih yang didistribusikan mencapai 185.150 liter untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin, mengatakan penyaluran air bersih akan terus dilakukan selama masih ada permintaan dari masyarakat di wilayah terdampak.
“Distribusi air bersih terus kami lakukan bersama pemerintah kabupaten dan kota serta stakeholder terkait untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan selama musim kemarau,” kata Lutfi, Senin, 27 Juli 2026.
Selain pemerintah daerah, BPBD Banten juga menggandeng Perumda Air Minum, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat untuk mempercepat distribusi bantuan air bersih.
Menurut Lutfi, kebutuhan air bersih diperkirakan masih akan meningkat seiring musim kemarau yang diprediksi berlangsung beberapa bulan ke depan. Karena itu, BPBD terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah yang membutuhkan bantuan.
“Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan. Selama masyarakat masih membutuhkan, distribusi air bersih akan terus dilakukan bersama seluruh stakeholder yang terlibat agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.
BPBD Banten juga mengajak berbagai pihak berpartisipasi membantu masyarakat terdampak kekeringan, salah satunya melalui gerakan sedekah air.
Masyarakat diimbau menggunakan air secara bijak serta segera melaporkan apabila mengalami kesulitan memperoleh air bersih agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat penanganan dampak kekeringan sekaligus mencegah krisis air bersih meluas di Provinsi Banten.*
Editor : Krisna Widi Aria











