SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Persija Jakarta menjaga peluang lolos ke semifinal Piala Presiden 2026 setelah bermain imbang 2-2 melawan Port FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu, 29 Juli 2026.
Sempat tertinggal 0-2, Macan Kemayoran menunjukkan semangat juang dengan mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Dua gol Persija dicetak Arlyansyah Abdulmanan pada menit ke-41 dan Stjepan Loncar pada menit ke-52.
Sementara itu, dua gol Port FC dicetak Peeradol Chamrasamee pada menit ke-18 dan Issam Abdallah pada menit ke-40.
Persija mengawali laga dengan komposisi yang tidak banyak berubah dibandingkan pertandingan pertama. Aqil Savik tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang. Di lini belakang, ia dikawal Rio Fahmi, Denis Kolinger, Radovan Pankov, dan Fajar Fathurrahman.
Witan Sulaeman, Fabio Calonego, dan Figo Dennis kembali dipercaya mengisi lini tengah bersama Arlyansyah Abdulmanan yang menggantikan peran Victor Dethan. Di sektor depan, Eksel Runtukahu berduet dengan Stjepan Loncar setelah pada laga perdana Loncar bermain bersama Agi Firmansyah.
Skor 2-1 untuk keunggulan Port FC menutup babak pertama. Setelah tertinggal dua gol melalui aksi Peeradol Chamrasamee pada menit ke-18 dan Issam Abdallah pada menit ke-40, Persija berhasil memperkecil ketertinggalan semenit kemudian lewat gol Arlyansyah Abdulmanan. Umpan terobosan Stjepan Loncar sukses dikonversi Arlyansyah dengan sepakan kaki kanan mendatar yang bersarang di gawang Port FC.
Memasuki babak kedua, Persija melakukan sejumlah pergantian pemain. Dia Syayid, Kerim Memija, Kyohei Yoshino, Gustavo Almeida, Pratama Arhan, Kwon Chang-hoon, Agi Firmansyah, dan Victor Dethan masuk untuk menambah energi baru bagi Macan Kemayoran.
Perubahan tersebut memberikan dampak positif. Pada menit ke-52, Persija berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui gol Stjepan Loncar. Umpan Witan Sulaeman dari dalam kotak penalti disambut sepakan kaki kiri Loncar yang meluncur ke gawang Port FC. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya sepanjang pertandingan.
“Para pemain sudah berjuang dengan sangat baik dalam pertandingan ini. Mereka telah bermain dengan baik hari ini. Saya ingin memberikan apresiasi dan tepuk tangan setinggi-tingginya kepada seluruh pemain,” kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Ia menjelaskan, semangat juang para pemain menjadi kunci kebangkitan Persija setelah tertinggal dua gol.
“Pertama-tama, kebobolan dua gol terlebih dahulu lalu bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2 itu sangat membesarkan hati. Para pemain tidak menyerah dan bertarung dengan baik. Kemudian setelah babak pertama selesai, di babak kedua kami memperbaiki posisi dengan lebih baik. Itulah yang membuat kami bisa meraih hasil imbang,” tuturnya.
Persija masih berpeluang lolos ke semifinal dengan syarat mengalahkan PSMS Medan dengan selisih minimal tiga gol. Namun, peluang tersebut juga bergantung pada hasil pertandingan lain, yakni Persebaya Surabaya harus mampu mengalahkan Port FC.
Persebaya Surabaya memimpin klasemen Grup B dengan enam poin dari dua pertandingan. Di bawahnya ada Port FC dengan empat poin, Persija Jakarta dengan satu poin, dan PSMS Medan di posisi juru kunci tanpa poin. Penyisihan Grup B kini menyisakan satu pertandingan.*
Editor : Krisna Widi Aria











