• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Catatan Sekam

Kantor Berdiri, Suara Jangan Sunyi

Mashudi by Mashudi
Kamis, 6 Agustus 2026 07:23
in Catatan Sekam
0
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Catatan Sekam

0
SHARES
91
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Saya masih ingat, tahun 2017 lalu wacana pembangunan kantor DPD RI di setiap provinsi ter­dengar begitu kuat. Rasanya tinggal me­nunggu waktu. Gedungnya akan segera di­bangun. Ternyata menunggunya lama juga.

Sembilan tahun berlalu. Kemarin, pem­bangunan Kantor DPD RI Provinsi Banten akhir­nya dimulai. Groundbreaking sudah dila­kukan. Empat anggota DPD Banten hadir semua. Gubernur Banten Andra Soni hadir. Ke­tua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin juga datang. 

Alhamdulillah. Setidaknya, sekarang sudah bukan wacana lagi. Pemba­ngun­annya dimulai. 

Gubernur Andra Soni menyampaikan ha­rapan besar kepada empat anggota DPD RI asal Banten. Agar mereka lebih kuat membawa kepentingan Banten ke pusat. Agar aspirasi masyarakat tidak ber­­henti di Serang. Bisa sampai ke Jakarta. Dibicarakan. Lalu diperjuangkan. Empat anggota DPD RI asal Banten itu adalah Andiara Aprilia Hikmat, Abdi Sumaithi, Habib Ali Alwi, dan Ade Yuliasih.

Terus terang, saya harus membuka kem­bali hasil Pemilu 2024 untuk mengi­ngat semua nama-nama itu. Ada yang masih ingat, ada yang lupa-lupa ingat. 

Mungkin saya saja yang kurang mengi­kuti. Kurang rajin membaca berita tentang kegiatan mereka. Suara mereka besar. Untuk mendapatkannya tentu tidak mudah. Mereka mendatangi ba­nyak tempat. Bersalaman. Berfoto. Meng­hadiri undangan. Memasang gam­bar di mana-mana. Meyakinkan ma­syarakat bahwa dirinya pantas mewakili Banten.

Setelah terpilih, orang bertanya-tanya. Sekarang mereka sedang melakukan apa? Apa yang sedang diperjuangkan?

Kewenangan DPD memang masih terbatas. Jauh dibandingkan DPR RI. DPD bisa mengajukan dan ikut mem­bahas rancangan undang-undang ter­ten­tu, memberi pertimbangan, serta melakukan pengawasan. Namun, pada banyak hal, keputusan akhirnya tetap berada di DPR dan pemerintah. Itu per­soalan lama. DPD memang harus terus memperjuangkan penguatan kewenangannya. Namun, kewenangan yang terbatas tidak berarti suaranya juga harus kecil.

Anggota DPD tetap bisa berbicara keras tentang persoalan daerah. Bisa mem­bawa masalah Banten ke ruang nasio­nal. Bisa mempersoalkan keru­sakan lingkungan, industri, pengang­guran, pendidikan, infrastruktur, perta­nian, nelayan, sampai ketimpangan pembangunan. Banten punya banyak per­soalan. Tidak mungkin kekurangan bahan untuk diperjuangkan.

Tidak harus menunggu gubernur meminta. Tidak pula menunggu ma­syarakat datang membawa map pengaduan. Memperjuangkan daerah adalah tugas yang melekat sejak mereka dinyatakan terpilih.

Karena itu, kantor DPD RI di Banten nanti jangan hanya menjadi gedung baru dengan papan nama besar. Jangan sekadar menjadi tempat rapat, menerima tamu, lalu sesekali dipakai untuk acara seremonial. Kantor itu harus hidup. Masyarakat bisa datang. Menyampaikan persoalan. Aspirasi dicatat, dibawa, dan diperjuangkan. Setelah itu masya­rakat diberi kabar. Tidak harus selalu berhasil. Masyarakat juga paham, tidak semua persoalan selesai dalam satu kali rapat. Namun, setidaknya mereka tahu persoalannya dibawa ke mana. Apa yang sudah dilakukan. Mengapa belum berhasil.

Selama ini, suara anggota DPD asal Banten mungkin sudah ada. Mungkin juga sudah banyak yang dilakukan. Ha­nya saja, suaranya belum sampai ke banyak telinga. Masih sunyi. Sesekali muncul di berita. Setelah itu hilang lagi. Belum terdengar dalam perdebatan nasional. Seharusnya, kalau mereka berbicara bersama-sama, Jakarta bisa menoleh.

Kantor baru nanti mudah-mudahan menjadi titik balik. Membuat anggota DPD lebih dekat, lebih mudah ditemui, dan lebih aktif menjelaskan apa yang sedang dikerjakan. Dulu, mereka bekerja ke­ras agar masyarakat mengenal namanya.

Sekarang, waktunya bekerja lebih keras agar masyarakat mengenal per­juang­annya. Gedungnya akan segera ber­diri. Semoga suaranya juga makin jelas terdengar.. Tidak lagi sayup-sayup. Tidak lagi membuat masyarakat bertanya-tanya.

Jangan sampai nanti kita hafal alamat kantornya, tetapi masih lupa siapa orang-orang yang bekerja di dalamnya. (*)

Tags: Catatan Sekam
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Cegah Defisit, Pemkab Pandeglang Pangkas Belanja Seremoni dan Perjalanan Dinas

Next Post

Audit Dugaan Korupsi PT Agrobisnis Banten Mandiri, Kejati Banten Segera Ekspose dengan Auditor

Next Post
Audit Dugaan Korupsi PT Agrobisnis Banten Mandiri, Kejati Banten Segera Ekspose dengan Auditor

Audit Dugaan Korupsi PT Agrobisnis Banten Mandiri, Kejati Banten Segera Ekspose dengan Auditor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

30 Tahun Mengajar, Dedi Herdiana Raih Satyalencana dan Masih Aktif di Kelas

30 Tahun Mengajar, Dedi Herdiana Raih Satyalencana dan Masih Aktif di Kelas

by Syaiful Adha
Selasa, 18 Agustus 2026 11:35
0

KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tiga dekade mengabdi sebagai guru membuat Dedi Herdiana mengalami langsung perubahan dunia pendidikan, dari era pembelajaran...

Raperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Dibahas DPRD Tangsel, Benyamin Hadir

Raperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Dibahas DPRD Tangsel, Benyamin Hadir

by Syaiful Adha
Selasa, 18 Agustus 2026 11:28
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan DPRD Tangsel mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.