SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tidak hanya menyiapkan bantuan Rp3 miliar untuk masyarakat terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT). Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten juga diberi kesempatan untuk berdonasi membantu korban bencana.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi mengatakan, partisipasi ASN merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
Menurut Deden, pola serupa sebelumnya pernah dilakukan Pemprov Banten ketika bencana melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada November 2025.
“Selain bantuan di atas, Pemprov Banten juga memberikan kesempatan bagi ASN yang juga ingin membantu. Hal serupa juga pernah dilakukan Pemprov saat bencana yang menimpa Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada November 2025 lalu,” kata Deden, Rabu, 19 Agustus 2026.
Deden memastikan Pemprov Banten akan segera menyalurkan bantuan untuk korban gempa NTT. Namun, penyaluran tersebut masih menunggu rekening resmi yang ditetapkan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Begitu sudah ada rekening yang ditetapkan Kemendagri, kami akan langsung salurkan,” ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan bahwa Pemprov Banten telah menyiapkan bantuan sebesar Rp3 miliar yang bersumber dari Belanja Tak Terduga (BTT) APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026.
Bantuan tersebut disiapkan untuk meringankan beban masyarakat NTT setelah wilayah tersebut diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Andra mengatakan, kepedulian terhadap korban bencana merupakan bagian dari semangat gotong royong dan solidaritas sebagai sesama anak bangsa.
Selain bantuan pemerintah, Andra juga mengajak masyarakat Banten untuk mendoakan keselamatan warga terdampak serta kelancaran proses evakuasi dan penanganan bencana.
“Mari kita doakan agar dalam proses evakuasi berjalan lancar,” kata Andra.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana. Menurutnya, masyarakat perlu menjaga keseimbangan dengan alam dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko bencana.
Dengan bantuan pemerintah daerah dan partisipasi ASN, Pemprov Banten berharap dukungan bagi masyarakat NTT dapat segera tersalurkan dan membantu proses penanganan pascabencana.
Editor: Mastur Huda












