SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Memasuki musim kemarau, jumlah kasus kebakaran di Kabupaten Serang mengalami peningkatan signifikan. Tercatat, sepanjang Agustus 2026, telah terjadi 31 kasus kebakaran yang didominasi kebakaran lahan.
Kepala Bidang Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Yusuf Riesata, mengatakan sepanjang 2026 tercatat 107 kasus kebakaran.
Lebih dari 50 persen kasus tersebut terjadi dalam dua bulan terakhir, yakni sebanyak 61 kasus.
“Rinciannya, pada Juli ada 30 kasus. Kemudian pada Agustus mengalami peningkatan menjadi 31 kasus, meskipun baru memasuki pertengahan Agustus,” kata Yusuf, Selasa, 18 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, kasus kebakaran yang terjadi pada Juli dan Agustus didominasi kebakaran lahan. Total terdapat 26 kasus kebakaran lahan dalam dua bulan tersebut, sedangkan kebakaran permukiman tercatat delapan kasus.
“Sementara sisanya merupakan kebakaran industri dan kebakaran lainnya. Memang selama dua bulan terakhir didominasi oleh kebakaran lahan,” ujarnya.
Menurut Yusuf, meningkatnya kasus kebakaran selama musim kemarau dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya kondisi cuaca yang terik. Kondisi tersebut membuat api lebih cepat menyebar, terutama di lahan yang dipenuhi alang-alang.
“Rata-rata penyebabnya karena alang-alang yang terbakar. Yang pasti, kita belum bisa memastikan apakah itu murni terbakar atau dibakar,” katanya.
Ia menambahkan, dalam kondisi cuaca terik seperti saat ini, alang-alang sangat mudah terbakar. Bahkan, paparan panas atau percikan api kecil dapat memicu kobaran api yang cepat membesar.
Karena itu, BPBD Kabupaten Serang mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, terutama di lahan terbuka yang dipenuhi alang-alang. Sebab, api berpotensi dengan cepat merambat dan membakar area di sekitarnya.
“Ketika terdapat kobaran api, segera laporkan ke BPBD Kabupaten Serang,” tegasnya.
Saat ini, BPBD Kabupaten Serang memiliki lima pos yang siap melakukan penanganan kebakaran, yakni Pos Jawilan, Tanara, Petir, Anyar, serta pos utama yang berada di Kantor BPBD Kabupaten Serang.
Editor: Mastur Huda












