CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon menemukan masih ada provider yang nekat memasang kabel baru ditengah langkah pemerintah untuk melakukan penataan kabel udara.
Hal tersebut membuat Pemkot Cilegon mengambil tindakan tegas dengan langsung memutus kabel provider terkait.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Kota Cilegon, Noviyogi mengatakan, progres penataan kabel udara di jalur protokol saat ini telah mencapai sekitar 99 persen.
“Alhamdulillah kita sudah 99 persen rampung. Belum seratus persen karena masih ada teman-teman yang masih pasang di atas, tapi langsung kita putus,” ujar Noviyogi, Kamis 27 Agustus 2026.
Menurutnya, Pemkot Cilegon tidak akan memberikan toleransi terhadap provider yang kembali memasang kabel udara di jalur yang telah ditata. Tim di lapangan telah diarahkan untuk langsung melakukan pemutusan.
“Kedepan kalau masih ada yang masang lagi, sudah jelas itu. Tim lapangan putus langsung,” tegasnya.
Noviyogi mengungkapkan, tindakan pemutusan bahkan kembali dilakukan belum lama ini. Pemkot bersama Apjatel menemukan masih ada pihak yang melakukan pemasangan kabel di atas jalur protokol.
“Kemarin barusan teman-teman turun mutusin lagi bersama teman-teman Apjatel. Masih ada yang naik kabelnya,” katanya.
Ia menegaskan, kabel yang dipasang kembali akan langsung diputus tanpa melihat siapa pemilik atau providernya. Hal itu sebagai bentuk konsistensi Pemkot Cilegon dalam menertibkan jaringan kabel di jalan protokol.
“Kita putus langsung. Enggak ada urusan, provider punya siapapun kita putus. Enggak tahu punya siapa-siapa,” ujarnya.
Noviyogi juga memastikan tindakan tersebut tidak didahului dengan peringatan kepada provider.
Sebab, kebijakan penataan kabel udara di jalur protokol sebelumnya telah disosialisasikan dan disampaikan melalui imbauan Wali Kota Cilegon.
“Enggak ada peringatan. Sudah jelas kok surat Wali Kota, himbauannya sudah,” katanya.
Sementara itu, Noviyogi menyebut penataan kabel milik PLN memiliki perlakuan berbeda. Selain memiliki jaringan sendiri, kabel PLN juga berkaitan dengan instalasi listrik sehingga proses penataannya membutuhkan persiapan lebih panjang.
“PLN karena ada setrumnya, kedua mereka punya jalur sendiri. PLN juga care kok ke kita,” ujarnya.
Menurutnya, PLN juga tengah menyiapkan program penataan kabel untuk mengikuti langkah yang dilakukan Pemkot Cilegon.
Namun, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap karena membutuhkan anggaran yang besar.
“Mereka mengadakan program mengikuti kita. Anggaran mereka kan besar, jadi bertahaplah,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana












