PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Erupsi Gunung Anak Krakatau tidak hanya membuat sebagian wisatawan membatalkan perjalanan ke kawasan Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang. Sejumlah wisatawan mancanegara justru datang ke Carita karena ingin menyaksikan langsung erupsi Gunung Anak Krakatau dari jarak aman.
Ketua Komunitas Peduli Pariwisata Carita (KPPC) Kabupaten Pandeglang, E. A. Supriadi Franky, mengatakan sejumlah wisatawan asing sengaja datang ke Carita untuk melihat erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Adapun mereka yang membatalkan memang ada karena merasa ketakutan. Tapi ada juga wisatawan yang datang sengaja untuk menyaksikan erupsi Gunung Anak Krakatau,” katanya, Senin, 7 September 2026.
Menurut Supriadi Franky, wisatawan yang sengaja datang tersebut berasal dari sejumlah negara. Mereka datang untuk melihat langsung aktivitas Gunung Anak Krakatau dari jarak aman.
“Wisatawan Asing yang datang itu diantaranya dari Amerika, Perancis, Kanada, Korea, Singapura, dan Cina. Yang memang sengaja datang untuk melihat erupsi Gunung Anak Krakatau,” katanya.
Hunian Hotel di Carita Turun 40 Persen
Di sisi lain, erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap tingkat hunian hotel dan penginapan di kawasan Pantai Carita.
Supriadi Franky mengatakan tingkat hunian hotel dan penginapan turun dari 100 persen menjadi 60 persen. Sejumlah wisatawan membatalkan pemesanan kamar, sementara sebagian lainnya menunda kedatangan hingga erupsi mereda.
“Tidak bisa kita tutupi memang pasca erupsi berdampak pada kunjungan wisatawan dari 100 persen per hari ini hanya 60 persen. Beberapa dari mereka membatalkan bookingan kamar hotel dan penginapan,” katanya.
Wisatawan yang seharusnya menginap pada Sabtu, 5 September dan Minggu, 6 September 2026, disebut membatalkan kedatangannya. Namun, kunjungan wisata ke pantai masih ramai karena kondisi ombak pantai sedang bagus.
Reporter: Purnama Irawan – Editor: Aas Arbi

