• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kabupaten Serang

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kepala Puskesmas Diminta Tidak Keluar Daerah

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
Selasa, 8 September 2026 09:40
in Kabupaten Serang, Utama
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kepala Puskesmas Diminta Tidak Keluar Daerah

Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Efrizal.

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang meminta seluruh kepala puskesmas se-Kabupaten Serang tidak melakukan perjalanan ke luar daerah tanpa mengajukan izin resmi.

Kepala puskesmas yang diketahui bepergian ke luar daerah tanpa izin akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

RelatedPosts

Anggaran BPBD ditambah

Komisi I DPRD Kabupaten Serang Minta Anggaran Penanganan Bencana Dioptimalkan

Rabu, 4 November 2026 17:54
Dinsos Kabupaten Serang

Dinsos Kabupaten Serang Pastikan Stok Bantuan Bencana Aman

Rabu, 4 November 2026 17:01
Adinkes Award 2026

BAZNAS Kabupaten Serang Raih Penghargaan Tingkat Nasional

Rabu, 4 November 2026 16:21
Korupsi PT ABM

Kejati Banten Bakal Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi Pengelolaan Keuangan PT ABM Rp 6,82 Miliar

Rabu, 4 November 2026 16:03

Kebijakan tersebut dikeluarkan untuk memastikan penanganan dampak kesehatan akibat abu vulkanik letusan Gunung Anak Krakatau (GAK) dapat dilakukan dengan cepat.

Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Efrizal, mengatakan instruksi tersebut berdasarkan arahan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah. Kepala puskesmas diminta tetap siaga di tengah erupsi GAK yang menyebarkan abu vulkanik ke wilayah Kabupaten Serang.

Menurut Efrizal, kebijakan tersebut bertujuan memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap optimal serta seluruh fasilitas kesehatan siap menghadapi dampak abu vulkanik.

“Saat ini abu vulkanik sudah menyebar ke seluruh wilayah di Kabupaten Serang, kita telah siagakan seluruh fasilitas kesehatan, ini instruksi langsung dari ibu bupati kepala puskesmas tidak boleh keluar daerah,” katanya saat diwawancarai wartawan, Senin, 7 September 2026.

Efrizal mengatakan wilayah yang paling dekat dengan GAK adalah Kecamatan Anyer dan Cinangka. Dinkes Kabupaten Serang telah menyiagakan personel agar pelayanan kesehatan dapat dilakukan dengan cepat.

Selain dua kecamatan tersebut, seluruh wilayah Kabupaten Serang juga disiagakan untuk mengantisipasi masalah kesehatan akibat abu vulkanik.

“Sanksi pasti kita berlaku disesuaikan dengan aturan yang berlaku, bagi kepala puskesmas yang membandel atau tetap nekat keluar daerah,” ujarnya.

Efrizal mengatakan berdasarkan pantauan terdapat lima dari 20 pasien di Kecamatan Anyer yang mengalami masalah kesehatan pernapasan. Namun, setelah diperiksa, keluhan tersebut disebut bukan disebabkan oleh abu vulkanik.

Menurut Efrizal, erupsi GAK dan sebaran abu vulkanik baru terjadi sehari sebelumnya sehingga dampaknya belum terlalu terlihat. Ia menyebut dampak kesehatan baru akan terlihat dalam satu hingga dua minggu ke depan apabila erupsi dan sebaran abu vulkanik masih terus terjadi.

“Belum ada peningkatan kasus akibat abu vulkanik ini, yang lima pasien itu saya kira masih penyakit yang biasa bukan karena abu vulkanik ini. Karena abu vulkanik baru terjadi kemarin, belum terlihat dampaknya, nanti kita lihat satu Minggu atau dua Minggu kedepannya semoga saja sih tidak terjadi ya,” ucapnya.

Efrizal mengatakan abu vulkanik memiliki risiko lebih besar bagi kesehatan dibandingkan debu biasa. Menurut dia, abu vulkanik mengandung berbagai zat yang berasal dari perut bumi.

Apabila terus-menerus terhirup, abu vulkanik disebut dapat menyebabkan masalah kesehatan pada saluran pernapasan dan dalam kondisi yang lebih parah dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Abu vulkanik ini tidak hanya mengandung bakteri seperti abu biasanya, abu vulkanik ini memiliki banyak zat-zat yang kemungkinan besar bisa jauh lebih berbahaya kalau masuk ke saluran pernapasan bisa terkena ISPA,” tuturnya.

Efrizal mengimbau masyarakat menjaga kesehatan di tengah paparan abu vulkanik dengan menggunakan masker apabila hendak bepergian ke luar rumah.

Dinkes Kabupaten Serang juga mendapatkan bantuan masker dari Pemerintah Provinsi Banten yang akan segera dibagikan kepada masyarakat melalui puskesmas se-Kabupaten Serang.

“Kami imbau masyarakat pakai masker, apabila hendak berpergian keluar rumah, kami juga akan melakukan pembagian masker melalui Puskesmas, saya sudah instruksikan ke kepala puskesmas, setiap permintaan masyarakat harus diberikan,” katanya.

Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani – Editor: Aas Arbi

Tags: Abu vulkanikDinkes Kabupaten SerangGunung Anak Krakatau
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Anak Krakatau Masih Level III, PVMBG Catat Dua Kali Letusan Selasa Pagi

Next Post

Wisatawan Asing Datang ke Carita untuk Lihat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Next Post
Wisatawan Asing Datang ke Carita untuk Lihat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Wisatawan Asing Datang ke Carita untuk Lihat Erupsi Gunung Anak Krakatau

87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

Rabu, 4 November 2026 12:08
Kejati Banten

Tiga Kejari di Banten Usut Dugaan Korupsi PKBM, Kajati: Sudah Penyidikan

Senin, 2 November 2026 12:49
KADIN Banten

Enam Ketua KADIN Daerah Boikot Musprov ke-7 Banten, Desak Transparansi Dana

Selasa, 3 November 2026 11:12
Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 4 November 2026 12:18
Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
curanmor Tangerang

Curi Motor di Tangerang, Tiga Pelaku Diburu dan Ditangkap di Pandeglang

Rabu, 4 November 2026 14:05
Rotasi Mutasi Pemkot Cilegon

Pemkot Cilegon Seleksi 13 ASN untuk Mengisi Jabatan Kepala BKPSDM

Senin, 2 November 2026 11:52

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pemkab Tangerang

Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Jami Baiturrohim di Kosambi

by Mulyadi
Rabu, 4 November 2026 18:04
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jami Baiturrohim di Desa Rawa Burung,...

Kendaraan Tambang

Penerapan Keputusan Gubernur Dinilai Setengah Hati, Pengawasan Lapangan Lemah

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 4 November 2026 17:58
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aktivis Aksi Kramatwatu Melawan menyoroti mengenai lemahnya pengawasan terhadap penerapan. Keputugas Gubernur (Kebgub) nomor 567 yang mengatur...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.