SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) sempat membuat tingkat kunjungan wisatawan ke kawasan Anyer, Kabupaten Serang, mengalami tekanan. Namun, kondisi tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah status GAK turun dari Level III Siaga menjadi Level II Waspada.
Marketing Communications Executive ASTON Anyer Beach Hotel, Tasya Nabillah mengatakan, tingkat hunian hotel mulai kembali bergerak setelah sebelumnya terdampak kekhawatiran wisatawan terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau.
“Hari ini sudah mulai pulih. Untuk hari ini ada sekitar 50 kamar,” kata Tasya saat ditemui dalam kegiatan monitoring Dinas Pariwisata Banten, Selasa 29 September 2026.
Menurut Tasya, dampak aktivitas GAK terhadap bisnis hotel cukup terasa. Dalam kurun waktu sekitar satu pekan, kerugian yang dialami pihak hotel ditaksir mencapai sekitar Rp2 miliar.
Kondisi tersebut membuat manajemen melakukan penyesuaian strategi pemasaran untuk meyakinkan wisatawan agar kembali berkunjung.
Salah satunya dengan memperbanyak informasi mengenai kondisi terkini melalui media sosial. Informasi mengenai situasi destinasi dan hotel disampaikan secara langsung kepada calon tamu, sekaligus dibarengi dengan penawaran promosi.
“Kami melakukan live pemasaran dan upload strategi terkini. Kami memberikan keterangan dan promo terbaik agar lebih meyakinkan tamu,” ujarnya.
Menurut Tasya, penyampaian informasi yang aktual menjadi penting di tengah kekhawatiran wisatawan terhadap kondisi Gunung Anak Krakatau.
Hotel berupaya memastikan calon tamu mendapatkan informasi mengenai kondisi terkini sehingga keputusan untuk melakukan perjalanan tidak hanya didasarkan pada kabar yang beredar di media sosial.
Pemulihan tingkat hunian tersebut juga sejalan dengan perkembangan status Gunung Anak Krakatau yang telah diturunkan dari Level III atau Siaga menjadi Level II atau Waspada.
Kepala Dinas Pariwisata Banten Eli Susiyanti mengatakan, pemerintah daerah terus melakukan monitoring terhadap kondisi pariwisata di kawasan pesisir Banten.
Monitoring dilakukan dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata mulai dari kawasan Anyer hingga Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, serta pos pemantauan Gunung Anak Krakatau.
Eli mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memulihkan kepercayaan wisatawan terhadap destinasi wisata Banten.
“Banten aman untuk dikunjungi wisatawan, terlebih saat ini status Gunung Anak Krakatau sudah turun dari Siaga menjadi Waspada,” kata Eli.
Meski demikian, ia meminta wisatawan dan pelaku usaha pariwisata tetap mengikuti informasi resmi serta memperhatikan rambu-rambu keselamatan yang ditetapkan pemerintah.
Dengan mulai pulihnya kunjungan, Dispar Banten berharap aktivitas pariwisata di kawasan pesisir kembali bergeliat dan memberikan dampak terhadap hotel, restoran, pelaku UMKM serta sektor ekonomi kreatif.
Editor: Bayu Mulyana












