SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Timbulan sampah di Kota Serang mencapai sekitar 450 ton setiap hari.
Jumlah tersebut berasal dari aktivitas masyarakat yang mencapai sekitar 745 ribu jiwa.
Besarnya timbulan sampah tersebut menjadi tantangan bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dalam memastikan seluruh sampah rumah tangga dapat terangkut dan tertangani.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang Farach Richi mengatakan, timbulan sampah harian di Kota Serang mencapai sekitar 450 ton.
“Jadi area yang terlayani sekitar 60-65 persen. Timbulan sampah Kota Serang per harinya bisa sampai 450 ton per hari, dihitung dari jumlah penduduk 745 ribu jiwa,” kata Farach, Jumat, 2 Oktober 2026.
Dari jumlah tersebut, DLH Kota Serang mencatat sekitar 320 ton sampah yang dapat terangkut setiap harinya.
Artinya, masih terdapat timbulan sampah yang belum masuk dalam cakupan pelayanan pengangkutan.
Kondisi tersebut turut membuat cakupan pelayanan persampahan di Kota Serang baru berada di kisaran 60 hingga 65 persen.
Salah satu faktor yang memengaruhi kemampuan pengangkutan adalah keterbatasan armada. DLH Kota Serang saat ini hanya memiliki sekitar 43 unit truk pengangkut sampah.
Jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan ideal yang diperkirakan mencapai sekitar 105 unit truk.
Keterbatasan armada membuat pelayanan pengangkutan belum dapat menjangkau seluruh wilayah Kota Serang secara maksimal.
Persoalan tersebut juga terlihat di sejumlah titik. Berdasarkan pantauan Radar Banten, salah satunya berada di Jalan Penancangan Kesawon, Kecamatan Serang.
Di lokasi tersebut, sampah rumah tangga tampak menumpuk di pinggir jalan meskipun telah terdapat plang larangan membuang sampah.
Tumpukan sampah di ruang terbuka tersebut juga menimbulkan bau tidak sedap.
Editor: Bayu Mulyana












