SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bantuan Pemerintah Provinsi Banten bersama Pemerintah Kota Serang menyasar berbagai kelompok masyarakat.
Penerimanya mulai dari guru ngaji, marbot, pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM hingga lembaga keagamaan.
Penyaluran bantuan dilakukan di sejumlah wilayah Kota Serang, termasuk Pager Agung dan Kecamatan Taktakan.
Bantuan diberikan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan pengajuan yang disampaikan kepada pemerintah.
Di Pager Agung, bantuan menyasar 100 warga yang masuk kelompok prasejahtera. Selain paket sembako, bantuan juga diberikan kepada pengurus tempat ibadah dan tokoh agama di lingkungan tersebut.
Walikota Serang Budi Rustandi mengatakan, bantuan untuk tokoh agama diberikan dalam bentuk uang tunai.
Marbot atau pengurus masjid menerima Rp500 ribu, sedangkan guru ngaji mendapatkan Rp300 ribu.
“Untuk marbot diberikan Rp500 ribu, kemudian guru ngaji Rp300 ribu,” kata Budi, Kamis 8 Oktober 2026.
Selain bantuan untuk masyarakat dan tokoh agama, bantuan juga diberikan kepada Musala Al-Maghfiroh di lingkungan Pager Agung.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan operasional tempat ibadah.
Sementara itu, penyaluran bantuan di Kecamatan Taktakan memiliki sasaran yang lebih beragam. Bantuan diberikan kepada pondok pesantren, masjid, musala, majelis taklim, pelaku UMKM, anak sekolah hingga mahasiswa.
“Alhamdulillah hari ini saya mewakili Pak Gubernur Andra Soni memberikan beberapa bantuan kepada masyarakat. Ada untuk pondok pesantren, masjid, musala, majelis taklim, termasuk untuk anak-anak sekolah,” kata Budi.
Untuk mendukung perekonomian masyarakat, pemerintah juga memberikan bantuan modal UMKM sebesar Rp1 juta kepada dua penerima. Selain itu, terdapat bantuan kursi roda, perlengkapan sekolah dan uang tunai bagi pelajar jenjang SD, SMP hingga SMA.
Bantuan pendidikan juga menyasar mahasiswa. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp1 juta. Budi berharap bantuan tersebut digunakan sesuai kebutuhan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Mudah-mudahan ini bermanfaat. Ini bagian dari keinginan Pak Gubernur untuk menyentuh seluruh masyarakat,” ujarnya.
Budi mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan Gubernur Banten Andra Soni kepada masyarakat Kota Serang.
Pemkot Serang juga akan menindaklanjuti pengajuan bantuan masyarakat melalui kolaborasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Provinsi Banten.
“Semua ajuan kita akan berkolaborasi dengan UPZ Provinsi Banten yang mewakili Pak Gubernur. Kita akan tindak lanjuti,” katanya.
Menurut Budi, penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap di berbagai kecamatan di Kota Serang.
Pemerintah tidak menetapkan satu wilayah sebagai prioritas khusus karena seluruh masyarakat memiliki kesempatan mendapatkan bantuan berdasarkan kebutuhan dan pengajuan.
“Ini titik yang kedua. Nanti sembilan kecamatan di Kota Serang akan kita datangi. Kita muter terus,” ujar Budi.
Ia memastikan program tersebut akan terus berjalan untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Termasuk warga yang mengajukan bantuan untuk kebutuhan musala maupun sembako.
“Semua saya prioritaskan. Semua kecamatan adalah warganya di Kota Serang dan warganya Pak Gubernur Andra Soni,” katanya.
Editor: Bayu Mulyana












