CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon turunkan tim untuk melakukan verifikasi faktual terhadap calon penerima Program Beasiswa Cilegon Juare 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi sosial ekonomi calon penerima sesuai dengan data yang tercatat.
Kepala Dinsos Kota Cilegon, Lia Nurlia Mahatma, mengatakan, tim saat ini telah diterjunkan untuk melakukan verifikasi faktual.
“Masing-masing ada perwakilan dari kecamatan, kita menyebar di semua kecamatan,” kata Lia.
Ia menjelaskan, calon penerima dari jalur afirmasi yang masuk dalam proses verifikasi faktual jumlahnya hampir 200 orang.
“Untuk jalur afirmasi di angka hampir 200-an,” ujarnya.
Namun, tidak seluruh calon penerima harus menjalani survei lapangan. Lia mengatakan, peserta yang datanya telah memenuhi kualifikasi tidak perlu lagi dilakukan verifikasi faktual.
“Kita mendapatkan data yang sudah masuk kualifikasi itu tidak disurvei. Kalau ada kebijakan, baru itu yang harus kita survei,” jelasnya.
Menurut Lia, verifikasi faktual dilakukan untuk memastikan data administrasi dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
Hasil pengecekan nantinya akan menjadi bahan pembahasan sebelum penerima Beasiswa Cilegon Juare diumumkan.
“Kita maksimalkan sebelum pengumuman. Nanti hasilnya nanti dirembukkan juga ke tim di Kesra,” katanya.
Dinsos menargetkan proses verifikasi faktual dapat diselesaikan dalam waktu sekitar lima hari. Waktu tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kendala ketika tim mendatangi calon penerima di lapangan.
“Kita minta dalam waktu kurang lebih lima hari lagi, karena kita takutnya ada kendala, orangnya lagi nggak ada atau gimana,” pungkas Lia.
Editor Bayu Mulyana












