KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Pengamat pemerintahan sekaligus Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Yusuf Fadli, menilai penerapan transformasi digital Teras Desa khususnya di wilayah Teluknaga, Kabupaten Tangerang, berpotensi diperluas hingga tingkat Kabupaten Tangerang bahkan Provinsi Banten.
Yusuf mengatakan, sosialisasi dan rencana aksi transformasi digital Teras Desa dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Di mana melalui sistem digital, warga juga diharapkan dapat menyampaikan masukan dan pengaduan secara langsung kepada pemerintah desa serta memantau proses pembangunan.
Menurutnya, pengembangan sistem tersebut sejalan dengan dorongan pemerintah pusat terhadap transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Namun kata Yusuf, penerapannya pada skala yang lebih luas perlu mempertimbangkan kesiapan anggaran pemerintah daerah dan integrasi dengan sistem yang telah tersedia.
“Saya juga menilai sinkronisasi antar aplikasi seperti Teras Desa diperlukan agar tidak terjadi tumpang tindih layanan,” ujar Yusuf, Jumat 16 Oktober 2026.
Sebab, Integrasi tersebut juga perlu memperhatikan sistem pengaduan yang sudah berjalan, seperti SP4N-LAPOR!, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan secara lebih efektif.
Selain integrasi sistem, Yusuf menekankan pentingnya kemudahan akses bagi masyarakat dalam pengembangan aplikasi digital Teras Desa.
“Lagi-lagi setiap aplikasi kan tujuannya untuk memudahkan masyarakat desa, bukan justru mempersulit. Artinya memang ini harus dibuat sefamiliar mungkin untuk warga desa, untuk segala macam usia dan latar belakang, supaya web atau aplikasi ini bisa diakses oleh semua orang,” katanya.
Ia juga berharap pengembangan platform digital pemerintahan desa dapat memperhatikan kebutuhan warga dari berbagai kelompok usia dan latar belakang agar pemanfaatannya lebih optimal.
Editor Bayu Mulyana












