CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon berencana merevitalisasi Stadion Mini Jombang di Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang. Proyek dengan anggaran sekitar Rp5 miliar tersebut kini memasuki tahap lelang di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas).
Revitalisasi yang direncanakan mulai dikerjakan pada 2026 itu meliputi pembenahan lapangan, pembangunan sistem drainase, penataan lintasan untuk berjalan kaki, hingga pemasangan pagar pengaman.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Cilegon Sakri Jasiman mengatakan, proses pengadaan proyek tersebut tengah berjalan. Pihaknya berharap pekerjaan fisik dapat segera dimulai setelah tahapan administrasi selesai.
“Ini Rp5 miliaran, intinya. Itu sudah lelang di Barjas,” ujar Sakri, Senin (19/10/2026).
Menurut Sakri, revitalisasi tidak hanya berfokus pada pembenahan permukaan lapangan. Pemkot Cilegon juga akan membangun sistem drainase untuk memperlancar pembuangan air sehingga kondisi lapangan lebih terjaga.
Pengerjaan drainase dilakukan dengan menggali bagian lapangan untuk membuat saluran pembuangan air. Setelah itu, permukaan lapangan akan ditutup kembali dan dipasangi rumput sintetis.
“Lapangan itu digali dengan ada saluran pembuangan airnya, kemudian ditutup lagi baru rumput sintetis,” jelasnya.
Selain pembenahan lapangan, area di sekeliling stadion akan ditata dengan lintasan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berjalan kaki maupun berolahraga ringan.
Sakri menjelaskan, fasilitas yang dibangun tidak sepenuhnya menyerupai Stadion Geger Cilegon. Desain dan fasilitas Stadion Mini Jombang akan disesuaikan dengan luas lahan yang tersedia.
Lintasan yang disiapkan juga bukan lintasan atletik berstandar kompetisi, melainkan fasilitas sederhana untuk mendukung aktivitas olahraga masyarakat.
“Kalau di Stadion Geger Cilegon kan sudah standar untuk atletik. Kalau ini mungkin untuk warga jalan kaki di sekelilingnya,” katanya.
Disporapar juga berencana memasang pagar pengaman di sekitar lapangan. Pagar tersebut diperlukan karena lokasi stadion berdekatan dengan permukiman dan akses jalan masyarakat.
Keberadaan pagar diharapkan dapat mencegah bola keluar dari area lapangan dan mengganggu aktivitas warga sekitar.
Sakri menggambarkan konsep lapangan yang akan direvitalisasi memiliki kemiripan dengan fasilitas mini soccer.
“Yang mirip-mirip seperti mini soccer,” ungkapnya.
Editor: Aas Arbi












