LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pelanggan Perumdam Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak, meliputi Kecamatan Rangkasbitung, Kalanganyar, Cibadak, dan Warunggunung tersendat pada Sabtu 17 Oktober 2026.
Tersendatnya pasokan air bersih bagi pelanggan lantatan terdampak gangguan distribusi air bersih akibat Festival Bedolan Bendung Pamarayan di Kabupaten Serang.
Kondisi itu terjadi karena pasokan air baku untuk sejumlah sistem penyediaan air minum (SPAM) mengalami penurunan.
Gangguan tersebut menyebabkan pelanggan di sejumlah wilayah tidak mendapat aliran air bersih selama lebih dari 24 jam.
Direktur Perumdam Tirta Kalimaya Ni’matullah mengatakan, SPAM Pabuaran, Cibadak, dan Kalanganyar selama ini mengandalkan air baku dari Sungai Ciujung. Ketika kegiatan Bedolan Bendung Pamarayan berlangsung, debit air sungai menyusut sehingga menghambat proses pengolahan air baku menjadi air bersih.
“Ya, gangguan ini terjadi karena ketersediaan air baku berkurang. Selama bedolan bendung berlangsung, debit Sungai Ciujung menyusut sehingga SPAM yang mengandalkan sumber air tersebut tidak bisa memproduksi air bersih secara optimal. Sehingga, mengganggu diatribuaj air kepada pelanggan,” kata Ni’matullah, Senin 20 Oktober 2026.
Ni’matullah menjelaskan, distribusi air mulai kembali dilakukan pada Minggu 18 Oktober 2026. Meski demikian, penyaluran air belum menjangkau seluruh pelanggan. Pada Senin 19 Oktober 2026 proses produksi air bersih disebut berangsur normal.
“Sejak Minggu distribusi sudah mulai berjalan, meskipun belum menjangkau seluruh pelanggan. Untuk Senin, produksi sudah berangsur normal,” ujarnya.
Ia mengaku belum dapat memastikan apakah aliran air sudah menjangkau pelanggan di titik terjauh jaringan distribusi. Pihaknya masih menunggu laporan dari petugas di lapangan untuk mengetahui perkembangan pelayanan secara menyeluruh.
“Sekarang, sudah mulai normal, walaupun belum 100 persen,” tegasnya.
Salah seorang pelanggan Perumdam Tirta Kalimaya di Kalanganyar, Heti membenarkan adanya gangguan pasokan air tersebut. Ia mengatakan, hingga Minggu sore, air bersih dari Perumdam belum mengalir ke rumahnya.
“Memang sempat tidak ada air lebih dari sehari. Sampai Minggu sore, air baru mengalir ke rumah,” katanya.
Editor: Abdul Rozak












