SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 12 ruas jalan di Kecamatan Taktakan, Kota Serang, mendapat penanganan betonisasi sepanjang 2026. Total panjang jalan yang dibangun mencapai 14,75 kilometer dengan dukungan anggaran sekitar Rp53 miliar.
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Serang meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, terutama untuk menunjang mobilitas masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.
Walikota Serang Budi Rustandi mengatakan, pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada perbaikan jalan, tetapi juga mencakup fasilitas pendukung yang dibutuhkan masyarakat.
“Alhamdulillah, peresmian berjalan baik dan sukses. Semoga ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Serang dalam pembangunan infrastruktur, khususnya betonisasi jalan di Kecamatan Taktakan,” ujar Budi, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Menurutnya, kondisi jalan yang memadai diperlukan untuk mempermudah akses masyarakat menuju berbagai fasilitas umum, mulai dari sekolah, pasar, hingga pusat pelayanan publik.
Selain betonisasi jalan, pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut juga meliputi pemasangan paving block, pembangunan drainase, tembok penahan tanah (TPT), serta renovasi masjid.
Budi menyebut, pembangunan tersebut terlaksana melalui kolaborasi Pemkot Serang, Pemerintah Provinsi Banten, dan DPRD. Ia juga mengapresiasi DPUPR Kota Serang yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan.
Kepala DPUPR Kota Serang, Ibra Gholibi, mengatakan pembangunan betonisasi jalan selama pemerintahan saat ini mencatatkan volume tertinggi dibandingkan periode sebelumnya.
“Selama pemerintahan Kota Serang ini, untuk betonisasi merupakan yang tertinggi. Ini cukup kita apresiasi karena Bapak Wali Kota sangat fokus terhadap infrastruktur, khususnya di wilayah Kota Serang,” kata Ibra.
Ia menjelaskan, pembangunan jalan tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan berkendara, tetapi juga berpengaruh terhadap kelancaran kegiatan ekonomi dan distribusi barang.
Menurutnya, kondisi jalan yang baik turut mendukung operasional kendaraan pengangkut sampah maupun kendaraan berat lainnya yang setiap hari melintasi sejumlah ruas jalan.
“Pembangunan ini bertujuan meningkatkan kegiatan ekonomi dan memperlancar arus kendaraan. Banyak kendaraan truk atau pengangkut sampah, sehingga dengan jalan yang baik, aktivitas menjadi lebih lancar,” jelasnya.
Dengan total anggaran sekitar Rp53 miliar dan panjang penanganan mencapai 14,75 kilometer, pembangunan infrastruktur di Kecamatan Taktakan menjadi salah satu pekerjaan fisik yang cukup besar sepanjang 2026.
Editor Daru












