CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) Kota Cilegon menyatakan kesiapan mendorong kader terbaiknya untuk mengikuti seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon periode 2027–2032.
Kedua organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam tersebut mulai menjaring kader yang dinilai memiliki kapasitas dan kompetensi untuk mengisi posisi pimpinan lembaga pengelola zakat tersebut.
Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Cilegon, Mohamad Tahyar mengatakan, organisasinya memiliki sejumlah kader dengan kompetensi di bidang syariah, ekonomi, manajemen zakat hingga akuntansi publik.
Saat ini, Muhammadiyah tengah melakukan komunikasi internal untuk mendorong kader-kadernya mengikuti proses penjaringan calon pimpinan BAZNAS.
“Kami rencana beberapa kader kita, kita suruh untuk mendaftarkan diri,” kata Tahyar, Selasa (3/11/2026).
Menurutnya, keikutsertaan kader Muhammadiyah dalam seleksi tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di Kota Cilegon.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Cilegon, Erick Rebi’in mengungkapkan, pihaknya telah mengeluarkan lima surat rekomendasi bagi kader NU yang berminat mengikuti seleksi calon pimpinan BAZNAS.
Ia menjelaskan, pada awalnya sejumlah kader sempat merasa kurang percaya diri untuk mengikuti proses penjaringan. Hal itu tidak terlepas dari pandangan mereka mengenai transparansi dalam proses pemilihan pimpinan BAZNAS sebelumnya.
Namun, setelah mendapatkan dorongan dan meyakinkan para kader, sejumlah orang akhirnya menyatakan minat untuk mengikuti seleksi. Terlebih, mereka merasa telah memenuhi persyaratan yang diumumkan panitia seleksi (pansel).
“Saya meyakinkan teman-teman sehingga akhirnya ada beberapa yang berminat dan secara persyaratan sesuai yang diumumkan memenuhi,” ujar Erick.
Erick menilai, BAZNAS memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan apabila dikelola secara profesional.
Karena itu, ia berharap pimpinan BAZNAS yang nantinya terpilih benar-benar memahami fungsi dan tugas lembaga tersebut, sekaligus mengenal kebutuhan masyarakat Kota Cilegon.
“Semoga nanti yang terpilih orang yang paham akan fungsi BAZNAS dan paham akan Kota Cilegon,” harapnya.
Di sisi lain, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Cilegon, Rahmatullah menyebutkan, hingga saat ini baru delapan orang yang telah mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan BAZNAS Kota Cilegon.
Para pendaftar tersebut berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari tokoh masyarakat hingga tokoh agama.
“Dari ormas belum ada. Kita lihat, dengar-dengar sih ada yang mau daftar dari lembaga-lembaga keagamaan,” katanya.
Reporter: Adam Fadillah
Editor: Mastur Huda












