KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Tangerang berencana menggelar rapat kerja (raker) setelah Hari Raya Idulfitri. Kegiatan tersebut akan difokuskan pada pembenahan internal organisasi, pembagian tugas pengurus, serta penyusunan program kerja.
Ketua Pokdarwis Kabupaten Tangerang, Dedi Supriadi, mengatakan pembenahan internal menjadi prioritas awal organisasi sebelum menjalankan berbagai program pengembangan pariwisata.
“Jadi fokus awal kita saat ini adalah pembenahan internal terlebih dahulu. Ke depannya, tentu kita akan berkolaborasi dengan berbagai elemen dan tidak terlepas dari Disporabudpar,” ujarnya kepada Radar Banten, Rabu (5/11/2026).
Selain mempersiapkan rapat kerja, Dedi juga dipercaya menjadi Ketua Pelaksana Jambore Pokdarwis tingkat Provinsi Banten yang dijadwalkan berlangsung di Pulau Merak Kecil pada Desember 2026.
Pokdarwis Kabupaten Tangerang juga berencana melakukan pendataan ulang destinasi wisata yang tersebar di 29 kecamatan.
Pendataan tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa pada 2023. Tujuannya untuk mengetahui perkembangan destinasi wisata, mengidentifikasi potensi baru, serta memetakan kebutuhan dukungan bagi pengelola wisata.
“Di 29 kecamatan kita memiliki sebaran destinasi wisata. Tahun ini kita akan cek kembali apakah destinasi tersebut berkembang, ada yang baru, atau perlu dukungan. Contohnya seperti kawasan Pantai Aloha di Kosambi yang berkembang pesat, hingga potensi wisata religi seperti Sumur Debus di Kecamatan Pagedangan yang rutin dikunjungi warga,” jelasnya.
Selain pendataan, Pokdarwis juga berkomitmen mendorong pengembangan sarana dan prasarana destinasi wisata lokal. Upaya tersebut dilakukan melalui pengajuan dukungan kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Tangerang dan Komisi III DPRD Provinsi Banten.
Dedi juga berharap insan media dapat berperan aktif dalam mempublikasikan dan mempromosikan potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang.
“Kami sangat membutuhkan peran serta teman-teman media juga untuk bersama-sama mengangkat potensi pariwisata daerah,” pungkasnya.
Editor: Aas Arbi












