SERANG – Lebih dari sebulan tongkang yang terdampar di Pantai Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang tidak ditarik pemiliknya. Tongkang berukuran besar tersebut dikeluhkan nelayan karena mengganggu.
Muhamad Rifki, warga Lontar kepada Radar Banten Online menuturkan, kapal tersebut dikeluhkan warga karena merusak rumput laut yang dibudidayakan warga. “Sampe sekarang tongkang itu belum ada yang pindahin,” ujar Rifki, Rabu (29/3).
Menurut Rifki, tongkang tersebut selain merusak rumput laut juga mengganggu aktivitas nelayan karena posisi kapal dekat dengan tempat pelelangan ikan.
Rifki bercerita, kapal tersebut terdampar awal Februari lalu. Tongkang yang diketahui warga sebagai pengangkut batubara itu terbawa arus.
“Warga mah berharapnya cepet dipindahin, terus (rumput laut) nelayan dapat ganti ruginya,” ujarnya. (Bayu)









