CILEGON – Usainya pertandingan sepakbola antara Cilegon United melawan Lampung Sakti di Stadion Krakatau Steel, Senin (8/5) sore menjadi detik-detik yang melelahkan bagi kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Cilegon.
Bagaimana tidak, diwaktu tersebut ribuan ASN Cilegon saling berebut untuk melaksanakan absensi kepulangan kerjanya dengan menggunakan fingerprint.
Memang sebelumnya DKPP Cilegon melayangkan surat perintah dari Walikota Cilegon Tb Iman Ariyad untuk mewajibkan ASN di lingkungan Pemkot Cilegon menonton pertandingan ini. Dengan catatan absensi perpulangan kerja berada diarea Stadion KS.
Gaduhnya perebutan absensi dengan fingerprint di Stadion KS ini membuat sebagian ASN nekad absen secara manual dengan cara ditulis diselembar kertas. “Fingerprintnya rusak. Jadi ditulis saja dikertas, biar ada bukti kalau hadir,” ujar seorang ASN Cilegon yang enggan disebutkan identitasnya.
Sedangkan bagi ASN yang bersabar absensi fingerprint pun tetap bisa dilaksanakan. Meskipun harus rela pulang kerja memasuki waktu magrib “Berebut semuanya engga ada yang mau teratur. Tapi alhamdulilah sudah fingerprint,” kata seorang ASN yang juga enggan disebutkan namanya ini.
Sementara itu, Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi menegaskan kehadiran ASN di Lingkungan Pemkot Cilegon di pertandingan tersebut tidak menyalahi aturan sebab merupakan bentuk pembelaan terhadap kepentingan daerah.
“Merekakan di gajih oleh APBD, dan ini kesebelasan Cilegon. Ini jugakan jarang hanya beberapa kali. Masa dipinta pengorbanan seperti itu tidak ikhlas. Jangan jadi pns Cilegon kalau keberatan soal menonton bola, pak wakil saja dimana-mana nonton,” ucapnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)









