CILEGON – Cilegon United berhasil menaklukan Persikabo Bogor di Lapangan Stadion KS, Kota Cilegon dengan skor akhir 3-2, Senin (31/7). Dalam kekalahannya tampak Pelatih Persikabo Bogor Raja Isa tidak puas dengan perlakuan wasit saat pertadingan berlangsung.
“Kita sudah maksimal. Saya tidak mau mengomentari wasit-wasit di Indonesia. Tapi Terakhir 2019-2011 kasus Solo, kasus Persita di Cibinong, dan hari ini adalagi di Cilegon yang benar-benar hal yang saya lihat itu terserah kepada kebijakan. Tapi logikanya yang kita lihat lewat ulangan video itu keputusan yang saya nilai sepihak dan itu harus diperbaiki kedepannya,” ujar Pelatih asal Malaysia ini.
Ia meminta pengurus persepak bolaan di Indonesia terus mengevaluasi wasit-wasitnya dalam setiap pertandingan. “Saya menerima keputusan secara gentlemen. Mungkin ini nasibnya Persikabo, nasibnya Cilegon mungkin nanti di babak 16 besar akan berlaku situasi yang sama. Nanti anda tau bagaimana rasanya. Soal wasit harus dievaluasi agar kedepan lebih baik,” katanya.
Didepan sejumlah wartawan, Raja mengucapkan selamat atas kemenangan Cilegon United. Ia menilai CU memang Tim yang sudah mengincar untuk melaju ke pertandingan final. “Sementara ini kita akan pulang dengan fokus di sisa empat pertandingan di home. Saya tau Cilegon punya target untuk lolos,” tuturnya.
Sementara itu, Asisten Pelatih Cilegon United, Tb Hidayat mengatakan kemenangan melawan Persikabo merupakan kado spesial yang dapat memotifasi para pemain pasca kekalahannya melawan tim asal Depok beberapa waktu lalu. “Kalau masalah protes itu bukan wewenang kami menjawab, itu kebijakan wasit. Tapi itulah sepak bola,” ucapnya.
Berikut para pemain yang berhasil memasukan golnya kegawang lawan saat pertandingan ini. Dari Cilegon United yakni Rinto Ali pada menit ke-19, Jalwandi gol pinalti di menit ke-37, dan Septian menit ke-89. Sedangkan dari Persikabo ada Alan Arthur pada menit ke-3 dan Yan Pitersen menit ke-41
(Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)









