SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim mengajak masyarakat untuk berempati pada muslim Rohingya di Myanmar. Hal tersebut diungkapkan WH saat menghadiri istigasah yang digelar oleh DKM Masjid Raya Al Bantani di Masjid Raya Al Bantani, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (5/9).
“Sebagai saudara seagama, kita harus empati apa yang terjadi di sana,” ujar WH.
WH menilai, apa yang terjadi di Myanmar tersebut bukan hanya soal agama, namun juga tentang hak asasi manusia (HAM). Karena persoalan itu, apa yang sedang terjadi di sana mendapatkan perhatian dunia.
Pantauan Radar Banten Online, selain diikuti oleh masyarakat, istigasah tersebut pun diikuti oleh para pegawai yang bekerja di lingkungan Pemprov Banten.
Istigasah dimulai kurang lebih pukul delapan pagi. Setelah sambutan dari pihak DKM serta gubernur, istigasah dilanjut dengan pengajian, shalawat, dzikir, serta doa bersama. Dilakukan juga penggalangan dana.
Sebelumnya, Ketua DKM Masjid Raya Al Bantani Zaenal Abidin Syuja’i saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler menjelaskan, istigasah tersebut dilakukan untuk mendoakan muslim Rohingya di Myanmar.
“Dalam rangka solidaritas dan rasa kemanusiaan serta ikut prihatin yang mendalam terhadap tragedi yang menimpa etnis Rohingya di Myanmar,” katanya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)









