SERANG – Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Banten Rahmat Hernowo optimistis bahwa financial technology (fintech) bisa berkembang dengan baik di Banten. Saat ini, fintech sedang melaju dan digandrungi kaum muda.
Rahmat menilai, anak muda Banten bisa ikut dan berperan dalam dunia fintech sehingga mampu bersaing di nasional maupun global. Itu bisa diwujudkan dengan menciptakan platform yang kreatif dan kompetitif.
“Untuk itu, anak muda Banten harus kreatif agar bisa bersaing di nasional maupun kancah internasional,” kata Rahmat Hernowo saat berkunjung ke Graha Pena Radar Banten, Rabu (20/12) sekira pukul 09.30 WIB.
Ia didampingi Kepala Fungsi Koordinasi Komunikasi dan Kebijakan KPw Bank Indonesia Banten Yusi Gumansari. Kedatangan dua orang itu disambut hangat oleh General Manager Radar Banten Mashudi, Manajer Iklan Delfion Saputra, dan Redaktur Pelaksana Ahmad Lutfi.
Saat ini, sambung Rahmat, dunia perbankan mulai mengembangkan fintech sehingga akan mempermudah masyarakat dalam mengakses jasa keuangan. Itu juga dalam rangka meningkatkan keuangan inklusi. Dengan fintech, nasabah bisa melakukan transaksi di manapun dan kapanpun.
Salah satu bentuk komitmen dalam mendukung fintech, Bank Indonesia meningkatkan status Kantor Perwakilan menjadi kantor kelas B yang diresmikan pada 15 September 2017 lalu. Dengan status baru itu, fungsi KPw BI Banten menjadi lengkap sama seperti halnya Jakarta.
Ia menjelaskan, beberapa fungsi yang dijalankan antara lain memperkuat fungsi moneter, salah satunya dengan adanya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di provinsi dan daerah. Selain itu, sistem pembayaran, yakni memastikan fisik uang tunai dan uang rupiah yang tersebar di Banten sesuai dengan kebutuhan dan kualitasnya baik.
Fungsi ketiga, yakni sistem pembayaran nontunai seperti kliring, RTGS, dan lainnya. Selain itu, ada juga fungsi makroprudensial yang bertugas menjaga supaya kondisi makro ekonomi keuangan di daerah tetap sehat.
Ia menambahkan, BI Banten siap bersinergi dengan pemerintah provinsi dan daerah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sehingga bisa menyejahterakan masyarakat. “Saat ini, pertumbuhan ekonomi Banten tumbuh di atas rata-rata nasional dan Banten bisa berkembang karena ada beragam industri dari hulu hingga hilir,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, kehadiran BI di Banten bukan hanya untuk melakukan pengawasan dan penguatan ekonomi di Banten, tetapi juga turut serta dalam menumbuhkan minat baca masyarakat dengan menghadirkan BI Corner. BI Corner merupakan pojok baca yang menyediakan beragam buku baik perbankan maupun buku umum.
“Di Banten ada 24, tapi yang diselenggarakan KPw Banten baru tujuh BI Corner yang tersebar di kampus dan sekolah, sisanya ditangani BI pusat,” ungkapnya.
Program kepedulian lain yang diberikan KPw BI Banten dengan memberikan beasiswa setiap tahun kepada 80 mahasiswa dari dua universitas negeri di Banten, yaitu 40 mahasiswa Untirta dan 40 orang dari Universitas Islam Negeri (UIN) SMH Banten. Komunitas itu dinamakan GenBi atau Generasi BI dan setiap tahun BI memberikan capacity building untuk pengembangan karakter dan pengetahuan sebagai bekal kompetensi para anggota komunitas tersebut.
General Manager Radar Banten Mashudi menegaskan, Radar Banten siap bersinergi dengan KPw BI Banten. Kata Mashudi, selama ini sudah terjalin komunikasi yang baik antara BI Banten dengan Radar Banten. “Komunikasi yang baik ini semoga terus berlanjut di masa-masa mendatang,” ujarnya. (Susi K/RBG)











