slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Tiga Daerah Tak Dapat Dana Insentif dari Pemerintah Pusat

Redaksi by Redaksi
21-12-2017 11:08:32
in Berita Utama, Pemerintahan
Tiga Daerah Tak Dapat Dana Insentif dari Pemerintah Pusat

Bupati Tangerang A Zaki Iskandar, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Bupati Pandeglang Irna Narulita, Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi, Wakil Walikota Serang Sulhi, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, dan Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie saat menghadiri rapat pimpinan di Pendopo Gubernur, KP3B, Kota Serang, Rabu (20/12). FOTO: QODRAT

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Lima daerah di Provinsi Banten mendapat sokongan dana insentif daerah (DID) dari pemerintah pusat. Pemberian dana bersumber dari APBN karena kelima daerah tersebut dinilai punya kontribusi atas pencapaian pembangunan secara nasional.

Kelima daerah itu, yakni Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Lebak. Sedangkan tiga daerah lain, yakni Kota Serang, Kota Cilegon, dan Kabupaten Pandeglang tidak mendapatkan DID.

Baca Juga :

Cegah Kebocoran Penerimaan PAD, Wakil Ketua DPRD Banten Mendorong Evaluasi PAD dan BUMD

Bapenda Banten : Pajak Kendaraan Kembali ke Masyarakat dalam Bentuk Pembangunan

Serapan APBD Banten Rendah, Fraksi PDIP DPRD Banten Singgung Pendapatan Daerah

Hari Lahir Pancasila 2026, Andra Soni Tegaskan Kebijakan Publik Harus Berlandaskan Nilai Pancasila

“Dalam APBN 2018 telah dialokasikan DID untuk Provinsi Banten senilai Rp148 miliar,” kata Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Banten Niken Pudyastuti pada Rapat Pimpinan Evaluasi Kinerja Pembangunan Banten Tahun Anggaran 2017 dan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2018 di Pendopo Gubernur Banten, Rabu (20/12).

Rincian DID untuk kelima daerah itu, yakni Kota Tangerang Rp35 miliar, Kota Tangsel Rp35 miliar, Kabupaten Serang Rp34,7 miliar, Kabupaten Lebak Rp27,7 miliar, dan Kabupaten Tangerang Rp17,5 miliar.

Kata Niken, anggaran tersebut diberikan sebagai penghargaan kepada provinsi atau kabupaten kota yang mempunyai kinerja baik. Baik dalam kesehatan fiskal dan pengelolaan keuangan daerah, pelayanan dasar di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

“Termasuk pelayanan pemerintahan pada umumnya dan upaya peningkatan kesejahteraan rakyat,” katanya.

Secara simbolis, Niken juga menyerahkan DIPA APBN tahun anggaran 2018 untuk Provinsi Banten. Secara keseluruhan, APBN yang masuk ke Banten sebesar Rp15,9 triliun. Rinciannya, untuk Pemprov Banten menerima Rp4,170 triliun, Lebak Rp1,839 triliun, Pandeglang Rp1,9 triliun, Kabupaten Serang Rp1,850 triliun, dan Kabupaten Tangerang Rp2,062 triliun. Lalu, Kota Cilegon Rp852 miliar, Kota Tangerang Rp1,426 triliun, Kota Serang Rp868 miliar, serta Kota Tangerang Selatan Rp944 miliar.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten Hudaya Latuconsina mengatakan, daerah yang menerima DID karena punya prestasi dan orientasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Itu artinya, untuk daerah yang berprestasi dalam banyak hal. Bisa realisasi pengelolaan keuangan, bisa WTP yang berturut-turut, dan ada unggulan-unggulan yang itu pada capaian-capaian nasional,” ujarnya.

Sedangkan bagi tiga daerah yang belum menerima DID, harus didorong untuk lebih kreatif dalam pelaksanaan program pembangunan. “Ya, belum kreatif itulah makanya didorong untuk lebih kreatif,” selorohnya.

Saat memimpin rapat, Gubernur Wahidin Halim mengingatkan bupati/walikota agar berhati-hati dalam menggunakan anggaran negara. “Selamat dapat DIPA. Tapi, kita tetap istikamah, lakukan yang terbaik. Hati-hati, jangan sampai terjadi korupsi atau penyimpangan yang membuat kita menghadapi persoalan yang lebih besar,” ujarnya.

WH menjelaskan beberapa capaian indikator pembangunan dan target pembangunan lima tahun ke depan. “Tren pertumbuhan ekonomi di Banten menunjukkan perkembangan lebih baik mencapai 5,62 persen. Ditambah ada berbagai program pemerintah baik dari pusat maupun dari daerah yang ada di Banten,” katanya.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan Monitoring dan Evaluasi Bappeda Kota Cilegon Dewi Permanasari menyatakan, Cilegon tidak mendapatkan dana insentif 2018 lantaran ada beberapa perubahan indikator untuk bisa mendapatkan dana tersebut. “Kalau tahun-tahun sebelumnya ,indikator di antaranya daerah sudah pernah dapat opini WTP, laporan APBD tepat waktu, dan yang lainnya,” kata Dewi.

Dewi menjelaskan, dana insentif merupakan reward yang diberikan oleh pusat untuk dunia pendidikan. “Kalau menurut saya, tahun 2018, Cilegon tidak mendapatkan dana insentif bukan karena tidak ikut berkontribusi merealisasikan pencapaian nasional,” jelas Dewi.

Kata Dewi, justru yang terjadi sebaliknya. Cilegon tidak mendapatkan dana insentif dikarenakan Cilegon dianggap sudah cukup sehingga tidak diperlukan lagi dana insentif untuk Cilegon. “Ini bisa dilihat dari pembangunan infrastruktur yang terus berlangsung, terus berkurangnya masyarakat tidak mampu, dan sejumlah indikator lainnya yang menyebabkan Cilegon tidak mendapatkan dana insentif 2018,” imbuhnya.

Sementara Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Pandeglang Ramadani mengatakan, Pemkab Pandeglang belum pernah mendapatkan dana insentif daerah. “Enggak dapat dan kita (Pemkab-red) belum pernah dapat karena kan syarat awalnya itu harus mendapatkan opini WTP (wajar tanpa pengecualian-red) dulu, kemudian syarat berikutnya pengesahan APBD tepat waktu, serta LPPD (laporan pertanggungjawaban pemerintah daerah) baik. Urang mah teu apal kunaon teu meunang (saya tidak tahu kenapa tidak dapat-red), kahayang mah meunang (inginnya, kita dapat-red),” katanya.

Ramadani berjanji, Pemkab akan terus berupaya memperbaiki kekurangan agar bisa mendapatkan insentif daerah. “Kita dorong agar semua syarat itu terpenuhi. Soalnya, Kabupaten Lebak kan duluan dapat opini WTP. Mudah-mudahan tahun depan kita dapat juga karena itu (insentif daerah-red) merupakan reward (penghargaan-red) dari pemerintah pusat atas kinerja baik buat daerah dan kriterianya itu banyak,” katanya. (Supriyono-Umam-Adib F/RBG)

Tags: Pemprov Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Anggaran Naik, Tangani Perkara Maksimal

Next Post

Fintech Bisa Berkembang di Banten

Related Posts

Cegah Kebocoran Penerimaan PAD, Wakil Ketua DPRD Banten Mendorong Evaluasi PAD dan BUMD
Kota Serang

Cegah Kebocoran Penerimaan PAD, Wakil Ketua DPRD Banten Mendorong Evaluasi PAD dan BUMD

by Yusuf Permana
Selasa, 2 Juni 2026 14:47

Wakil Ketua DPRD Banten, Imron Rosadi. (Foto: Yusuf)

Read moreDetails

Bapenda Banten : Pajak Kendaraan Kembali ke Masyarakat dalam Bentuk Pembangunan

Serapan APBD Banten Rendah, Fraksi PDIP DPRD Banten Singgung Pendapatan Daerah

Hari Lahir Pancasila 2026, Andra Soni Tegaskan Kebijakan Publik Harus Berlandaskan Nilai Pancasila

Serapan APBD Banten Rendah, Fraksi PKS Minta OPD Kerja Lebih Serius

Pemprov Banten Himpun 32 Sapi dan 23 Kambing dari Kurban ASN

Pemprov Banten Bentuk Forum CSR, Andra Soni Minta Program Tepat Sasaran

NasDem Minta Pemprov Banten Cari Sumber PAD Baru, Jangan Bergantung pada Pajak Kendaraan Bermotor

Kolaborasi Pentahelix di Kali Sabi, Hampir 40 Ton Sampah Berhasil Diangkut

Pemprov Banten dan Pemkot Tangerang Gencarkan Gerakan Bersih Kali untuk Cegah Banjir

Next Post
Fintech Bisa Berkembang di Banten

Fintech Bisa Berkembang di Banten

Ini Permasalahan yang Dihadapi PMI Banten

Ini Permasalahan yang Dihadapi PMI Banten

Belum Terima Kekalahan Melawan Warga Gusuran, Pemkot Cilegon Pilih Upaya Banding

Belum Terima Kekalahan Melawan Warga Gusuran, Pemkot Cilegon Pilih Upaya Banding

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Layanan Digital PT BPR Serang Segera Dilaunching, Tunggu Izin dari Bank Indonesia

Rabu, 3 Juni 2026 18:48

JAM Street Perkuat Ekspansi di Banten, Gandeng Driver dan UMKM Lokal

Rabu, 3 Juni 2026 18:19

Disperindag dan Krakatau Steel Kunjungi PT Alnoirda Putra Baja, Dorong Hilirisasi Industri UMKM di Cilegon

Rabu, 3 Juni 2026 18:18

Kecamatan Tigaraksa Tangerang Gelar Penguatan Posbakum di 12 Desa dan 2 Kelurahan

Rabu, 3 Juni 2026 18:16

Kepala Kantah Tangsel Larang Keras Pungutan Liar dalam Pelayanan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 18:15

DPRD Banten Mulai Bahas Perda Anti Bullying

Rabu, 3 Juni 2026 18:14

Layanan Digital PT BPR Serang Segera Dilaunching, Tunggu Izin dari Bank Indonesia

Rabu, 3 Juni 2026 18:48

JAM Street Perkuat Ekspansi di Banten, Gandeng Driver dan UMKM Lokal

Rabu, 3 Juni 2026 18:19

Disperindag dan Krakatau Steel Kunjungi PT Alnoirda Putra Baja, Dorong Hilirisasi Industri UMKM di Cilegon

Rabu, 3 Juni 2026 18:18

Kecamatan Tigaraksa Tangerang Gelar Penguatan Posbakum di 12 Desa dan 2 Kelurahan

Rabu, 3 Juni 2026 18:16

Kepala Kantah Tangsel Larang Keras Pungutan Liar dalam Pelayanan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 18:15

DPRD Banten Mulai Bahas Perda Anti Bullying

Rabu, 3 Juni 2026 18:14

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Layanan Digital PT BPR Serang Segera Dilaunching, Tunggu Izin dari Bank Indonesia

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 3 Juni 2026 18:48

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Serang akan segera melauching layanan digital untuk memudahkan pelayanan terhadap masyarakat. Nantinya ada aplikasi...

JAM Street Perkuat Ekspansi di Banten, Gandeng Driver dan UMKM Lokal

by Nurandi
Rabu, 3 Juni 2026 18:19

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aplikasi transportasi online dan ekosistem digital karya anak bangsa, JAM Street, terus memperkuat eksistensinya di Provinsi Banten....

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak