slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Catatan Dahlan Iskan

Ningbo Anbang yang Menguncang

Aas Arbi by Aas Arbi
16-04-2018 21:19:54
in Catatan Dahlan Iskan
Banyak Dalih, Susah Maju
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Saya tiba di Ningbo. Tadi malam. Langsung ingat Sinar Mas.

Juga ingat pola pemberantasan korupsi. Untuk kalangan pengusaha di Tiongkok.

Baca Juga :

Sayap Ekonom

Copot Kursi

Penasihat Komisaris

Hakka

Ningbo hanya kabupaten. Di propinsi Zhijiang. Tapi jumlah gedung pencakar langitnya mengalahkan Jakarta.

Sejak 35 tahun lalu sudah ada perusahaan Indonesia yang berkibar di sini: Sinar Mas. Milik konglomerat Eka Tjipta Wijaya.

Saya masih ingat saat pertama ke Ningbo. Logo Sinar Mas terpampang di pusat kota. Juga logo Bank Internasional Indonesia (BII). Yang satu grup dengan Sinar Mas. Saat itu.

Kehadiran logo Sinar Mas itu menonjol. Waktu itu. Ningbo masih terbelakang. Gedung-gedung sekitar Sinar Mas masih lusuh. Kampung-kampung besar sekitarnya masih kumuh.

Kini tidak lagi terlihat logo itu. Bahkan bangunan-bangunan di kawasan itu sudah tidak sama lagi. Sudah berubah jadi hutan gedung bertingkat tinggi.

Bendera Sinar Mas tidak hilang dari Tiongkok. Hanya pindah. Bahkan ke lokasi yang lebih bergengsi.

Pula, berkibar lebih tinggi: di pusat kota Shanghai. Berupa gedung pencakar langit. Dengan puncaknya berwarna emas. Satu blok penuh. Tidak begitu jauh dari gedung pencakar langit milik grup Lippo.

Nama Ningbo sendiri belakangan lebih populer karena Anbang. Perusahaan milik anak muda. Bidang asuransi. Top. Namanya: Wu Xiaohui. Naik turunnya seperti roller coaster.

Saat saya di New York dua tahun lalu mata saya terbelalak. Lihat halaman depan harian The New York Times. Wu Xiaohui membeli hotel di New York.

Bukan sembarang hotel: Waldorf Astoria. Salah satu ikonnya kota New York. Dan karena itu jadi berita besar. Sekitar Rp 30 triliun.

Nama Wu Xiaohui terus berkibar di AS. Beli macam-macam hotel. Termasuk Westin di San Fransisco. Beli pula perusahaan asuransi. Bahkan juga di Jerman.

Yang tak kalah heboh adalah saat Wu Xiaohui terlihat mulai nego serius dengan menantu Donald Trump: Jared Kushner. Untuk membeli pencakar langit di aorta kota New York: Fifth Evenue. Milik Jared.

Bersamaan pula dengan waktu kampanye pilpres. Berita nego ini jadi menarik. Tidak habis-habisnya. Hebat banget pemuda dari Ningbo ini.

Nego itu tidak berlanjut.

Tahun lalu roller coaster itu ambruk. Berantakan. Wu Xiaohui ditangkap.

Dua tahun lalu itu, saat Wu Xiaohui berkibar di Amerika dan Eropa itu, di Tiongkok lagi terjadi bencana. Pasar modalnya ambruk. Harga saham terjun bebas. Jutaan orang menderita.

Bahkan ada yang mengira: inilah momentum ambruknya Tiongkok. Berkali-kali Tiongkok diramalkan akan ambruk. Karena bubble. Dan beratnya persoalan hutang macet di bank pemerintah.

Berkali-kali pula ramalan itu meleset. Kali ini mungkin tidak meleset lagi. Kata pengamat itu.

Pemerintah pun marah besar. Cari biang keroknya: para penggoreng saham. Pemerintah sangat marah. Mereka dianggap merusak ekonomi negara.

Wu Xiaohui jadi incaran.

Anbang memang pernah mengeruk uang. Dari pasar modal. Sampai sekitar Rp 100 triliun.

Yang menarik adalah: di Tiongkok ada dua pola penanganan. Untuk mengatasi konglomerat ‘cerdik’nya. Yang kooperatif dibedakan dengan yang tidak kooperatif.

Wu Xiaohui termasuk contoh kelompok pertama. Tidak kooperatif.

Dia ditangkap. Akan segera diadili. Bulan-bulan ini. Bisa-bisa kena hukuman mati. Setidaknya seumur hidup.

Wu Xiaohui juga dianggap mengeruk uang dari nasabah. Dengan iming-iming imbalan tinggi. Melebihi batas. Padahal Anbang punya 25 juta nasabah. Yang kini harus diselamatkan.

Kepada otoritas keuangan Wu Xiaohui juga tidak terbuka: dari mana asal-usul uang triliunan itu. Khususnya yang untuk membeli perusahaan di Amerika dan Eropa itu.

Bahkan Wu Xiaohui dianggap merusak pejabat tinggi negara. Dengan membawa-bawa nama cucu Deng Xiaping. Sebagai orang dalam Anbang.

Wu Xiaohui. Ningbo. Tidak bisa diselamatkan lagi.

Bahkan kini beredar rumor: siapa lagi konglomerat yang akan ‘’di-Anbang-kan’’ berikutnya? Maka dua konglomerat lainnya berikut ini ambil sikap berbeda.(Bersambung)

Tags: Catatan Dahlan Iskan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Cilegon Incar Dua Emas pada Sepak Takraw Popda Banten

Next Post

Buka MTQ, Gubernur Banten Ungkap Pengalaman Masa Kecilnya Menonton MTQ

Related Posts

Sayap Ekonom
Catatan Dahlan Iskan

Sayap Ekonom

by Agung S Pambudi
Rabu, 30 Juli 2025 08:11

Oleh:Dahlan Iskan DALAM hidup saya ada dua Tionghoa terkenal yang sengaja tidak mau mengubah nama: Kwik Kian Gie dan Goh...

Read moreDetails

Copot Kursi

Penasihat Komisaris

Hakka

Untung Ada Komentar

Dosa Ultah

Ultah

Penyelamatan

Guo Nian

Andrian

Next Post

Buka MTQ, Gubernur Banten Ungkap Pengalaman Masa Kecilnya Menonton MTQ

Wajah Berseri Bebas Kilap Minyak dengan Cara ini

Wajah Berseri Bebas Kilap Minyak dengan Cara ini

Lepas Kafilah Terbaik, Kabupaten Serang Optimistis Juara

Lepas Kafilah Terbaik, Kabupaten Serang Optimistis Juara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

pelecehan seksual anak disabilitas, kasus sodomi di Lebak, kekerasan seksual anak berkebutuhan khusus, perlindungan anak Banten,

DPRD Banten Prihatin, Bocah Disabilitas Jadi Korban Sodomi Anak di Bawah Umur

Minggu, 3 Mei 2026 18:21
Yeremia Mendorfa Dorong Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Banten

Yeremia Mendorfa Dorong Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Banten

Minggu, 3 Mei 2026 17:47
Kapolresta Serang Kota Hadiri Peringatan May Day 2026 di GOR Ciceri

Kapolresta Serang Kota Hadiri Peringatan May Day 2026 di GOR Ciceri

Minggu, 3 Mei 2026 17:16
Bupati Tangerang Buka Pekan Olahraga Buruh 2026

Bupati Tangerang Buka Pekan Olahraga Buruh 2026

Minggu, 3 Mei 2026 16:44
Bupati Tangerang Buka Pekan Olahraga Buruh 2026

Bupati Tangerang Buka Pekan Olahraga Buruh 2026

Minggu, 3 Mei 2026 15:03
Hardiknas, DPRD Banten: Kualitas Pendidikan Belum Merata

Hardiknas, DPRD Banten: Kualitas Pendidikan Belum Merata

Minggu, 3 Mei 2026 14:12
pelecehan seksual anak disabilitas, kasus sodomi di Lebak, kekerasan seksual anak berkebutuhan khusus, perlindungan anak Banten,

DPRD Banten Prihatin, Bocah Disabilitas Jadi Korban Sodomi Anak di Bawah Umur

Minggu, 3 Mei 2026 18:21
Yeremia Mendorfa Dorong Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Banten

Yeremia Mendorfa Dorong Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Banten

Minggu, 3 Mei 2026 17:47
Kapolresta Serang Kota Hadiri Peringatan May Day 2026 di GOR Ciceri

Kapolresta Serang Kota Hadiri Peringatan May Day 2026 di GOR Ciceri

Minggu, 3 Mei 2026 17:16
Bupati Tangerang Buka Pekan Olahraga Buruh 2026

Bupati Tangerang Buka Pekan Olahraga Buruh 2026

Minggu, 3 Mei 2026 16:44
Bupati Tangerang Buka Pekan Olahraga Buruh 2026

Bupati Tangerang Buka Pekan Olahraga Buruh 2026

Minggu, 3 Mei 2026 15:03
Hardiknas, DPRD Banten: Kualitas Pendidikan Belum Merata

Hardiknas, DPRD Banten: Kualitas Pendidikan Belum Merata

Minggu, 3 Mei 2026 14:12

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

pelecehan seksual anak disabilitas, kasus sodomi di Lebak, kekerasan seksual anak berkebutuhan khusus, perlindungan anak Banten,

DPRD Banten Prihatin, Bocah Disabilitas Jadi Korban Sodomi Anak di Bawah Umur

by Yusuf Permana
Minggu, 3 Mei 2026 18:21

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dugaan kasus sodomi terhadap seorang anak disabilitas di Kabupaten Lebak memicu keprihatinan mendalam dari berbagai pihak. Peristiwa...

Yeremia Mendorfa Dorong Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Banten

Yeremia Mendorfa Dorong Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Banten

by Yusuf Permana
Minggu, 3 Mei 2026 17:47

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Anggota DPRD Banten dari Fraksi PDI Perjuangan, Yeremia Mendorfa, menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak