PANDEGLANG – Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Banten memperketat pengawasan di wilayah pesisir pantai Pandaglang. Tujuan kegiatan tersebut bertujuan agar masyarakat setempat tidak terpengaruh paham radikal.
Pelaksana harian (Plh) Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Masyagakat (Binmas) Subdit Patroli Ditpolair Polda Banten Kompol Syamsul Bahri mengatakan, wilayah pesisir pantai kini menjadi salah satu jalur dalam menyebarkan paham radikal kepada masyarakat. Oleh karena itu, kata dia, pesisir pantai menjadi perhatian utama lembaganya.
“Kita awasi, kita amati, kita kroscek ke lapangan apakah ada organisasi radikal atau tidak, karena memang wilayah pesisir itu jalur yang strategis,” katanya di acara sosialisasi paham radikal di salah satu hotel di Kecamatan Cikeusik, Selasa (23/7).
Syamsul mengaku, hingga saat ini wilayah pesisir pantai Pandeglang bebas dari paham radikal. Akan tetapi, kata dia, pengawasan harus tetap dilakukan agar masyarakat merasa aman dan nyaman, khususnya dari paham yang keluar dari Pancasila.
“Makanya tadi kita sampaikan kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak dari paham radikal. Kita berikan pemahaman dan pandangan kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan,” katanya.
Syamsul menegaskan akan langsung melakukan tindakan tegas apabila ada paham radikal masuk ke wilayah hukum Polda Banten. “Segera laporkan kepada kami apabila ada paham yang tidak sesuai dengan Pancasila, pasti akan langsung kita tindak. Kita juga tidak mau apabila ada warga yang terjerumus dalam aliran radikal, karena bisa membahayakan bagi persatuan dan kesatuan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Desa/Kecamatan Cikeusik Ending mengaku terus menjalin koordinasi dengan aparat penegak hukum dan melakukan pengawasan ke semua wilayah Kecamatan Cikeusik.
“Pengawasan bersama aparat penegak hukum selalu kita lakukan, dan tidak ada hal yang mencurigakan terjadi di masyarakat. Kalau memang ada hal yang aneh dan tidak sesuai dengan Pancasila, tentunya akan segera kita sampaikan agar bisa langsung diselesaikan,” katanya. (Adib F/RBG)









