SERANG – Titin Supartini (43), warga Kampung Sumur Nangsiri, Desa Cipeucang, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang ditemukan tewas mengambang di Kali Jembatan Karet, Kampung Linduk, Desa Linduk, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Selasa (27/8) petang.
Kapolsek Pontang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Boy Ahmad mengatakan, korban kali pertama ditemukan oleh warga yang melintas sekira pukul 17.00 WIB.
“Saksi atas nama Mad Said (60) menemukan mayat tersebut telah terapung di kali pada jam 5 sore,” katanya kepada Banten Raya (Radar Bantengroup) melalui sambungan telpon selulernya, Rabu (28/8).
Dikatakan Boy, sebelum ditemukan tewas, perempuan yang tidak membawa identitas tersebut, terlihat oleh warga sedang mandi di sekitar kali pada pukul 10.00 WIB. “Diduga korban terperosok di pinggir kali dan tenggelam,” ujarnya.
Boy mengungkapkan, mayat perempuan yang diketahui merupakan warga Kampung Sumur itu diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum dr Dradjat Prawiranegara. “Kemungkinan itu korban merupakan orang gila. Kita sudah melakukan identifikasi (mencari identitas korban-red) di RSUD Serang,” ungkapnya.
Boy menjelaskan, dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Sehingga dugaan kuat korban tewas memang karena tenggelam. “Tidak ada bekas luka,” jelasnya.
Sementara itu saksi mata, Ikbal mengatakan, mayat perempuan berkaus putih itu dievakuasi pada malam hari sekira pukul 18.40 WIB. “Dievakuasinya semalam. Di sana juga sudah digaris polisi,” katanya. (brp/nda/ags)








