PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Nakhoda Kapal Motor (KM) Cadas Putra bernama Caim menemukan sesosok mayat mengapung di perairan sebelah utara Pulau Liwungan, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. Waktu penemuan mayat pada hari Minggu, 1 Februari 2026, sekira pukul 09.35 WIB.
Berdasarkan informasi dari pihak Kepolisian, kronologis penemuan mayat berawal dari KM Cadas Putra bertolak dari dermaga Desa Citeureup. Kapal nelayan ini berlayar untuk mencari ikan di perairan Panimbang.
Caim dan anak buahnya, Erum, berangkat dari dermaga pada hari Minggu, 1 Februari 2026 pukul 07.00 WIB.
Selanjutnya, sekira pukul 09.35 WIB, pada saat melintas sebelah Utara Pulau Liwungan, Caim melihat sesosok diduga mayat manusia. Selanjutnya mendekat dan setelah lebih dekat ternyata benar itu adalah mayat manusia yang terapung dengan posisi tengkurep.
Mayat sudah membengkak, memakai kaos warna biru, dan mengenakan celana hitam pendek.
Caim kemudian melaporkan penemuannya itu kepada Satpolairud Polres Pandegelang.
Selanjutnya setelah menerima laporan informasi tersebut anggota piket jaga Satpolairud Aipda sohib S.H. dan Briptu Aksan, berangkat menuju TKP Perairan Pulau Liwungan dengan menggunakan kapal patroli polisi XXIII-1014.
Anggota Satpol Aipda Sohib mengatakan, setelan menerima laporan langsung menuju TKP
“Setibanya di TKP, perairan sebelah utara Pulau Liwungan benar ada sesosok mayat yang terapung,” katanya, Minggu, 1 Februari 2026.
Kemudian, ketika melakukan proses evakuasi, mendapatkan informasi dari warga bahwa mayat itu merupakan warga Desa Sidamukti. Hal itu berdasarkan keterangan dari warga Desa Sidamukti bernama Rasminta dan Dede.
“Bahwa mayat yang mengapung itu bernama Santika (37). Profesina nelayan warga Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi,” katanya.
Korban merupakan nelayan asal Sidamukti yang jatuh dari Kapal Nelayan KM Doa Ibu saat mencari ikan atau rajungan dengan TKP perairan Lampung Timur, Provinsi Lampung.
“Korban sudah dievakuasi dengan menggunakan Kapal Patroli dibantu kapal nelayan untuk langsung dibawa ke rumah duka. Yang beralamat, Kampung Sidamukti, Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











