LEBAK – Sekda Pemkab Lebak Dede Jaelani menyatakan, Korpri Kabupaten Lebak tengah fokus mencetak generasi tenaga terampil di bidang konstruksi yang siap pakai. Sejak dua tahun terakhir, kata dia, Korpri Lebak mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan Pekerjaan Umum (SMK PU) yang berada di Jalan Siliwangi Rangkasbitung.
“Ya, sudah dua tahun SMK PU di bawah naungan yayasan Korpri ini berdiri. Karena sekolah baru, maka masih banyak yang mesti diperbaiki mulai dari sarana prasarana bangunan sekolah, sampai tenaga pendidik yang harus ditambah,” kata Dede usai menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR), senilai Rp400 juta dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Rangkasbitung di Pendopo Setda Lebak, Rabu (4/9).
Kata Dede, oleh karena SMK PU baru memiliki lima ruang kelas maka bantuan CSR senilai Rp400 juta ini, akan direalisasikan untuk pembangunan satu ruang kelas baru (RKB), satu laboratorium dan satu perpustakaan.
“Saat ini SMK PU tengah fokus pada sarana dan prasarana penunjang KBM. Para pelajar SMK PU akan mengenyam pendidikan selama tiga tahun dua bulan. Dimana dua bulannya untuk proses sertifikasi, agar ketika lulus mendapatkan sertifikat keterampilan teknik (SKT),” kata Ketua Korpri Kabupaten Lebak ini.
Dede meyakini SMK PU akan menjadi salah satu sekolah keterampilan di Lebak yang menjadi pilihan alternatif bagi pelajar. Oleh karena, SMK PU sengaja didirikan agar banyak tenaga terampil di bidang konstruksi yang siap pakai.
“SMK PU sendiri memang sengaja didirikan yayasan Korpri untuk mencetak tenaga kerja siap pakai di bidang konstruksi di tengah persaingan dunia kerja yang cukup ketat,” kata mantan kepala Bappeda Lebak ini.
Sementara itu Pimpinan Cabang bank BRI Rangkasbitung Muchni Moechtar mengatakan, bantuan CSR senilai Rp400 juta sengaja diberikan sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap dunia pendidikan di daerah yang baru terlepas dari sebutan daerah tertinggal ini.
“Ya, bantuan CSR kita berikan kepada Pemda untuk kembali disalurkan ke SMK PU. Kita berharap, bantuan CSR ini dapat bermanfaat terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Lebak,” kata Muchni.
Menurutnya, pemberian CSR diberikan kepada SMK PU, lantaran sekolah yang tengah berkembang itu berkomitmen untuk mencetak generasi penerus yang siap pakai di bidang konstruksi. Harapannya, dapat memberikan kontribusi untuk pembangunan di Kabupaten Lebak.
“SMK PU ini dapat menghasilkan tenaga siap pakai. Karenanya, kita bantu mereka agar lebih produktif menghasilkan generasi penerus yang kompeten yang nantinya dapat membantu percepatan pembangunan di Kabupaten Lebak,” katanya. (nce/zis)










