PANDEGLANG – Ade Kosasih, warga Kampung Kubangkopo RT/RW 03/05, Desa Pasirgadung, Kecamatan Patia yang rumahnya ludes terbakar pada Sabtu (21/9) lalu mendapatkan bantuan paket sembilan bahan pokok (sembako) dari para siswa dan guru Madrasah Aliyah (MAS) Mathla’ul Anwar (MA) Pasirgadung, Senin (30/9).
Bantuan itu diserahkan Kepala MAS MA Pasirgadung Badri Wijaya disaksikan sejumlah siswa sekolah tersebut. “Bantuan ini dari sejumlah relawan di Banten, dan donasi para siswa yang kami motori,” kata Badri, Senin (30/9).
Badri berharap, bantuan sembako dan uang tunai yang diberikan bisa bermanfaat bagi keluarga korban. Minimal bisa meringankan beban hidupnya. “Mudah mudahan bermanfaat dan bisa meringankan beban kebutuhan hidup keluarga yang terkena musibah,” katanya.
Menurut Badri, pihaknya sengaja melibatkan para siswa dalam menghimpun donasi untuk membantu keluarga korban. Tujuannya, selain untuk meringankan beban korban kebakaran, juga untuk meningkatkan jiwa sosial bagi para siswa. “Paling tidak para siswa ke depan dapat memiliki jiwa sosial yang tinggi terhadap lingkungan dan warga sekitar yang membutuhkan,” katanya.
Ade, korban kebakaran mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia mengaku, sangat terbantu dengan adanya bantuan dari warga sekitar. “Tidak hanya sekolah ini (MAS MA-red) yang telah memberikan bantuan. Pak Camat ada juga menyalurkan, bantuan BPBD berupa makan siap saji dan kebutuhan lainnya,” katanya.
Ade berharap, ada bantuan dari Pemkab untuk perbaikan rumah, agar dirinya bisa segera memiliki rumah baru. “Saya harap ada bantuan untuk membangun rumah baru dari program pemerintah,” katanya.
Dihubungi melalui telepon seluler, Camat Patia Atang Suhana mengaku dirinya baru bisa menyerahkan bantuan paket dari BPBD Kabupaten Pandeglang. “Seperti makanan siap saji, beras, pakaian layak pakai, dan sejumlah perabot dapur. Kalau bantuan perbaikan rumah masih pengusulan ke Dinas Sosial (Dinsos-red),” katanya. (her/zis)











