CILEGON – Persita Tangerang dipastikan melaju ke babak delapan besar Liga 2 musim ini. Kepastian itu diraih Persita setelah membungkam Cilegon United (CU) dengan skor 0-2, Kamis (3/10), di Stadion Krakatau Steel, Kota Cilegon.
Kemenangan Persita pada laga pekan ke-20 ini semakin memantapkan posisinya sebagai pemuncak klasemen sementara dengan mengoleksi 40 poin. Sekaligus juga mencatatkan rekor tak terkalahkan selama lima pertandingan berturut-turut.
Pada awal babak pertama, baik Persita dan CU sama-sama menerapkan permainan apik dan atraktif. Meski CU sedikit pincang karena tidak diperkuat oleh beberapa pemain intinya lantaran terakumulasi kartu.
Tapi, hal tersebut tidak membuat semangat Laskar Geger Cilegon kendor. Bahkan di menit-menit awal, CU memulai serangan terlebih dahulu ke kubu Persita. Namun, kokohnya lini belakang Persita membuat penggawa CU kesulitan membuka peluang.
Sementara bagi Persita, peluang untuk mencetak gol terjadi sekira menit ketujuh saat striker Persita Sirvi Arvani berada di depan gawang CU. Namun, sundulan Sirvi masih terlalu lemah sehingga bisa dipatahkan oleh kiper CU Herlian Alif Laksono.
Jual beli serangan antara kedua tim masih tak terelakkan. Hingga memasuki menit ke-29, gelandang Persita Ade Jantra lolos dari pengawalan pemain belakang CU sukses melewati kiper lawan hingga mampu mencetak gol. Skor berubah 0-1 untuk keunggulan Pendekar Cisadane.
Tertinggal 0-1, tak membuat nyali anak asuh Imam Riyadi ciut. Bahkan, menit ke-38, striker CU Ade Ivan Hafilah nyaris membobol gawang Persita yang dikawal kiper Yogi Triana. Hingga jeda turun minum skor masih bertahan 0-1.
Memasuki babak kedua, permainan Persita kian berkembang. Peluang demi peluang pun tersaji, meski belum juga bisa dikonversi menjadi gol. Pun juga dengan CU yang terus mengancam melalui serangan balik.
Hingga menit ke-74, Persita kembali mendapatkan gol keduanya. Gol itu dipersembahkan striker Persita Chandra Waskito melalui tendangan lurus tepat di depan gawang CU. Skor 0-2 tetap bertahan hingga pertandingan usai.
Pelatih Persita Widodo Cahyono Putro, mengucapkan syukur atas kemenangan yang diraih. Widodo mengatakan, kemenangan diraih atas kerja keras pemain dan dukungan setia dari suporter Persita.
“Kami patut bersyukur, kami juga beruntung bisa memenangkan pertandingan ini. Terima kasih pada pemain yang telah bekerja keras dan tentu suporter kami yang support terus dari awal hingga akhir pertandingan,” kata Widodo.
Keberuntungan yang dimaksud Widodo adalah absennya para pemain inti Cilegon United. “Kami bisa memanfaatkan kekurangan pemain dari pihak lawan. Pemain inti mereka ada beberapa yang akumulasi kartu, itu yang bisa kami manfaatkan hingga kami bisa memenangkan pertandingan. Di sisi lain, juga karena disiplin pemain Persita,” jelas Widodo.
Pelatih CU Imam Riyadi tetap mengapresiasi anak asuhnya meski belum bisa memberikan hasil yang terbaik. Itu merupakan kekalahan pertama CU di kandangnya sendiri sejak awal musim Liga 2 2019 berlangsung.
“Pertandingan berjalan lancar, walau kita kalah dua kosong. Kami tetap kecewa, tapi inilah sepak bola. Persita bisa memanfaatkan kelemahan tim kita. Sementara pemain kita tidak bisa memanfaatkan celah kesalahan Persita,” ungkap Imam. (rbs/nda/ira)








