SERANG – Setelah segel di SMPN 1 Mancak dibuka paksa oleh warga setempat, lingkungan sekolah kini dijaga ketat oleh pihak Dinas Satpol PP Kabupaten Serang. Siswa juga sudah mulai berkegiatan seperti biasa di sekolah.
Sebelumnya, SMPN 1 Mancak disegel oleh warga yang mengaku sebagai ahli waris tanah bernama Aris Rusman. Akibatnya, selama empat hari siswa terpaksa harus menumpang di SMAN 1 Mancak.
Guru SMPN 1 Mancak Endang Sarifudin mengatakan, segel sudah dibuka pada Kamis (17/10) malam oleh para alumni dan warga setempat. Saat ini, dipastikan siswa sudah bisa masuk ke ruang kelas.
“Alhamdulillah berjalan normal, KBM anak-anak di kelas sudah berjalan seperti biasa, anak-anak sudah semangat kembali, pengamanan dari Polres Cilegon, Satpol PP Kabupaten Serang, dan Koramil Mancak,” katanya.
Endang mengatakan, personel dari Polres Cilegon juga sebelumnya sudah memberikan trauma healing kepada para siswa. Supaya, siswa kembali semangat untuk belajar. (Rozak)









