Syok, Ibu Kantin Ikut Tewas
SETU-Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Tangsel Yusro Siregar (60), ditemukan tewas di kantornya di Jalan Raya Serpong, Setu, Kota Tangsel, Kamis (27/5) pagi. Jasad Yusro ditemukan telah membusuk dan mengeluarkan bau tidak sedap.
Kapolsek Cisauk Ajun Komisaris Polisi (AKP) Fahad Hafidhulhaq mengatakan, anggotanya yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan. “Pagi tadi kita dapat laporan, lalu kita cek. Jasad korban ini sudah mengeluarkan bau tak sedap,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (27/5).
Kata Fahad, korban diduga sudah meninggal lebih dari satu hari. Keterangan pihak keluarga menyebut, jika Yusro memang memiliki riwayat sakit stroke.
“Lebih dari satu hari, mungkin dari sebelum libur kemarin. Korban ini punya riwayat sakit stroke,” tambahnya.
Polisi tidak menemukan bekas tanda kekerasan pada tubuh korban. “Diduga meninggal karena riwayat sakit yang dideritanya,” tuturnya.
Sementara saksi mata, Gunawan mengaku sekira pukul 07.30 WIB sempat mencium bau busuk dari dalam kantor Organda. Petugas pra uji foto kendaraan PKB pada Dinas Perhubungan Kota Tangsel itu kemudian mengeceknya.
Saat itu, Gunawan mengaku melihat tubuh Yusron sudah kaku serta wajahnya menghitam. “Saya nyium bau busuk sekitar jam 07.30 WIB. Kita sih curiga, lalu kita tengok lewat jendela. Pas ditengok badannya sudah kaku, mukanya sudah hitam,” ujarnya.
Gunawan mengaku masih melihat Yusron pada Selasa (25/5) lalu. “Diperkirakan sudah satu harian lah. Terakhir terlihat Selasa itu masih ada, kemarin kan hari libur kita gak ngelihat,” jelasnya.
Tubuh Yusron kemudian dievakuasi polisi bersama tim medis ke RSU Tangsel. “Kayanya ke RSUD Tangsel,” ungkapnya.
Dia menduga Yusron meninggal lantaran pembuluh darahnya pecah. “Dilihat dari ini-nya sih kayanya dia pembuluh darahnya pecah. Mukanya hitam, muntah darah sama keluar darah dari hidung dan kuping,” tuturnya.
Kabar meninggalnya Yusron mengejutkan banyak pihak. Bahkan kabar duka tersebut membuat syok Katimah, Ibu Kantin kawasan uji kir Kota Tangsel hingga diduga serangan jantung dan meninggal dunia.
Katimah yang mendengar kabar tewasnya Yusron tak kuasa menahan diri. Ia kaget sampai terkena serangan jantung, sesak napas dan akhirnya nyawanya tak tertolong.
“Ibu warung ini mendengar jika ada mayat disini, ketahuan ternyata Pak Yusron. Mungkin dia kaget atau gimana jantungnya kumat tidak tertolong,” ungkapnya. (rbnn/nda)










