TANGERANG – Sebanyak 846 santri dan warga Kecamatan Kresek mengikuti vaksinasi di Pondok Pesantren Subulussalam, Kresek, Kabupaten Tangerang, Kamis (2/9). Program vaksinasi santri ini hasil kerja sama Pondok Pesantren Subulussalam dengan TNI dan Polri.
Santri dan warga sangat antusias. Warga sudah berdatangan sebelum vaksinasi dimulai pukul 08.00. Karena jadwal vaksinasi diawali oleh santri, ustaz, dan pengelola pesantren, warga dengan sabar dan tertib menunggu di area pesantren dengan menerapkan protokol kesehatan.
Aparat dari Polsek dan Koramil Kresek dengan sigap membantu proses vaksinasi hingga selesai pukul 14.00 WIB.
Zulfa Qurrotu Aini, Ketua Panitia Vaksinasi Santri dari Pondok Pesantren Subulussalam, menuturkan, pendaftaran vaksinasi dibuka secara online dan offline atau datang langsung ke lokasi. “Kami menyiapkan kuota lebih dari seribu. Alhamdulillah ada 846 orang yang ikut vaksin sampai jam dua siang, sesuai jadwal vaksinasi,” ungkap Zulfa.
Abdul Basit, Penanggung Jawab Vaksinasi dari Pondok Pesantren Subulussalam, mengucapkan terima kasih kepada Polres Tangerang, Camat Kresek, Polsek Kresek, Koramil Kresek, tim vaksintor, dan semua pihak yang mendukung penuh acara vaksinasi.
“Dukungan mereka sangat luar biasa. Kita bersama-sama berikhtiar menjaga kesehatan dengan vaksinasi,” ungkap Basit.
Basit mengungkapkan, santri, ustaz, dan pemgelola pesantren yang divaksun sekitar 200 orang. Selebihnya masyarakat di Kecamatan Kresek dan sekitarnya. “Setelah vaksinasi ditutup jam dua siang, masih ada masyarakat yang datang ingin divaksin. Kami bersyukur masyarakat sudah memahami pentingnya vaksin di saat pandemi Covid-19,” ungkap Basit.
Pada kesempatan itu, Kapolsek Kresek AKP Osman mengapresiasi penyelenggaraan vaksinasi di Pondok Pesantren Subulussalam. “Alhamdulillah berjalan bagus. Kita upayakan semuanya berjalan lancar dan sesuai protokol kesehatan,” ungkapnya.
Menurut Osman, tempat vaksinasi bertempat di ruang terbuka, tidak terjadi antrean, petugas dan vaksinatornya lincah- lincah sehingga kegiatan selesai sesuai rencana. “Vaksinasi upaya bisa menciptakan Indonesia sehat, kuat. Jadi kita selalu menggembar-gemborkan atau mengampanyekan kepada masyarakat supaya segera mendaftarkan dan ikut vaksinasi,” ungkapnya. (aas)











