SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Cuaca panas menyengat dalam empat hari terakhir ini, membuat badan terasa gerah dan kepala nyut-nyutan. Selain itu, ternyata juga menyebabkan tanaman layu dan daunnya terbakar.
Di antara tanaman dalam pot yang layu antara lain bougenvile, waru varigata, sawo mamae popete. Sedangkan bunga berdaun perdu yang juga layu dan daunnya terbakar adalah philo marble, aglonema, monstera ekor naga dan lainnya.
Padahal, biasanya tanaman keras yang ditanam dalam pot besar itu, disiram dua hari sekali sudah cukup. “Ini tanaman bunga bougenvil pagi sudah disiram, kok sore layu,” kata Ibu Mega, warga Safira, Sepang, Kota Serang yang banyak mengoleksi tanaman bunga bougenvile.
Ia biasa menyiram bunga bougenvile dua atau tiga hari sekali. Demikian juga tanaman sawo jenis mamae popete. Walaupun ditaman dalam pot besar atau drum besar dalam empat hari ini layu daunnya.
Yang lebih tragis, lanjutnya, adalah koleksi tanaman kesayangannya bunga aglonema, philo marble dan monstera ekor naga, daunnya pada terbakar. “Bukan hanya layu, tapi daunnya gosong. Kalo gosong sudah pasti daunnya mati. Padahal, selama cuaca panas ini, bunga aglonema itu, saya siram tiap pagi,” lanjut Bu Mega.
Selama ini, pot-pot bunga tersebut ditaruh di tempat yang sama dan tudak dipindah-pindah. “Sebelumnya pot-pot iru juga di situ. Gak dipindah-pindah. Dan, daunnya juga gak gosong. Tapi, empat hari ini, saya kaget, kok tanaman cepet layu dan daunnya gosong,” katanya heran.











