LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) 114, Kodim 0603 Lebak menggelar penyuluhan program keluarga berencana (KB) kesehatan di aula Desa Cileles, Kecamatan Cileles, Selasa 2 Agustus 2022.
Dalam penyuluhan itu, Kodim 0603 Lebak bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Lebak dan Puskesmas Cileles.
Disana Satgas TMMD bersama dengan DP3AP2KB Lebak memberikan berbagai materi seperti penyuluhan KB, kontrasepsi jangka panjang, stunting, dan juga Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN).
Komandan SSK Kapten Czi Sulaksana Nurkamal
mengatakan, penyuluhan KB itu merupakan salah satu kegiatan non fisik yang dilakukan Kodim 0603/Lebak apda program TMMD ke 114 di Kecamatan Cileles.
“Penyuluhan ini merupakan salah satu kegiatan non fisik di bidang kesehatan. Pada kegiatan ini, kita meminta dan mengajak kepada warga Cileles untuk lebih memerhatikan pertumbuhan anak khususnya saat masih berusia di bawah lima tahun alias Balita,” kata Kapten Czi.
Menurutnya, pertumbuhan anak haruslah dipantau oleh keluarga khususnya orang tua. Karena peran orang tua sangat penting dalam menentukan perilaku, kondisi kesehatan, hingga masa depan si anak.
“Sebagai orang tua tentunya kita harus selalu memerhatikan kondisi anak kita, jangan sampai mereka kekurangan gizi sehingga menyebabkan stunting yang dapat berpengaruh terhadap perkembangan anak di masa depan nanti,” katanya.
Ia menuturkan, pada program TMMD ini, Kodim 0603 Lebak berupaya untuk melakukan pendekatan dan berkontribusi secara langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, baik itu dari segi ekonomi, pendidikan maupun kesehatan.
“Pada program TMMD ini kita akan membuka akses jalan sepanjang 4,84 Kilometer, juga melakukan berbagai program penyuluhan kesehatan dan pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Kasi DP3AP2KB Lebak Silvy Utami P mengatakan,
tujuan dari KB adalah menyejahterakan masyarakat dengan menghasilkan keluarga yang berkualitas.
” Penyuluhan tentang KB ini penting untuk dilaksanakan karena bertujuan untuk menciptakan keluarga yang berkualitas, karena dengan program KB ini kita dapat membagi waktu antara bekerja dan waktu mengasuh anak,” katanya.
Menurutnya, orang tua sendiri memiliki peran penting dalam menentukan masa depan seorang anak. Maka dirinya menekankan kepada para orang tua untuk terus memerhatikan kondisi pertumbuhan si anak.
“Kita harus mempersiapkan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa yang hebat dan unggul dalam membangun serta menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara di negeri tercinta kita Indonesia, untuk itu saya mengimbau dan mengajak warga untuk menjadi akseptor karena kegiatan program KB ini baik untuk diikuti oleh setiap keluarga,” pungkasnya. *
Reporter: Yusuf Permana











