LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Puluhan emak-emak, warga Desa Citorek Timur, Kecamatan Cibeber, menggeruduk DPRD Lebak, Senin (5/9).
Kedatangan puluhan emak-emak ke gedung wakil rakyat ini meminta agar Desa mereka diikutsertakan dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di 66 Desa pada 13 November 2022.
Kedatangan mereka disambut Ketua DPRD Lebak Agil Zulfikar dan para Wakil Ketua DPRD Lebak.
Mereka selanjutnya diterima di ruang Bamus DPRD Lebak.
Sebelumnya, Pilkades Citorek Timur ditunda karena ada beberapa pertimbangan Forkopimda Lebak. Salah satunya, yakni Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Citorek Timur belum melakukan tahapan dan membentuk panitia Pilkades.
“Kita minta agar Pilkades di Desa Citorek Timur tidak ditunda dan dapat dilaksanakan berbarengan dengan desa yang lain,” kata koordinator aksi Saomi.
Dia mengaku heran Pilkades Citorek Timur ditunda oleh Pemkab Lebak, dengan salah satu alasannya karena diusulkan sebagai desa adat.











