LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Lebak (Perseroda) Sejahtera atau Bank Lebak meraih penghargaan sebagai bank dengan dengan raihan kinerja sangat bagus atas kinerja keuangan selama tahun 2021.
Penghargaan tersebut cukup bergengsi mengingat diperoleh pada ajang 13Th Infobank BPR Award tahun 2022 ini yang diikuti oleh seluruh BPR se-Indonesia.
BPR Award tahun 2022 ini digelar di Bali awal September lalu.
“Alhamdulilah pada BPR Award 2022 BPR Lebak mendapat penghargaan atas capaian kinerja keuangan tahun 2021 dengan predikat sangat bagus,” kata Direktur Utama BPR Lebak sejahtera Abdul Mukti kepada Radar Banten, Senin (3/10).
Raihan predikat sangat bagus dalam bidang keuangan yang diraih BUMD milik Pemkab ini, kata Mukti berkat kerjasama yang baik antara direksi dengan seluruh karyawan BPR Lebak.
“Tentunya, ini juga semakin memotivasi jajaran direksi untuk terus berpacu mencapai hasil terbaik,” ujarnya.
Menurutnya, di tengah persaingan usaha bank yang sangat ketat, pihaknya harus terus berinovasi dan berkolaborasi dengan baik dengan berbagai sektor.
“Kami terus berupaya untuk melakukan inovasi yang lebih baik dalam rangka memberikan kepuasan kepada masyarakat, sehingga kami dapat menjadi Bank Lebak yang terpercaya, dan menjadi kebanggaan bersama guna mewujudkan masyarakat Lebak yang sejahtera,” pungkasnya.
Sementara itu Asisten daerah (Asda) II bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Lebak Ajis Suhendi mengapresiasi kinerja BPR Lebak berhasil meraih penghargaan dengan predikat sangat bagus pada BPR Awards 2022.
“Tentu saja pengakuan atas kinerja berupa award ini patut kita apresiasi dan syukuri. Ini menandakan perusahaan menuju arah yang lebih baik lagi. Apalagi, dewan juri dalam ajang ini bukan orang sembarangan,” katanya.
Acara penganugerahan tersebut digelar untuk memberikan apresiasi kepada dunia perbankan dan keuangan yang telah berhasil meningkatkan kinerja keuangan perusahaan di tengah-tengah persaingan yang semakin ketat.
“BPR Lebak juga adalah salah satu ikhtiar kita dalam membantu permodalam UMKM dan mempersempit ruang gerak kosipa,” tukasnya.
Reporter: Nce Nurabidin
Editor: Aas Arbi











