PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID – Bangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Ikhlas Thoriqulhuda di Kampung Kalapanunggal, Desa Kaduronyok, Kecamatan Cisaat, Pandeglang kondisinya memprihatinkan. Selain bangunan yang lapuk dimakan usia, kondisi atap sekolah juga nyaris ambruk.
Bangunan enam lokal itu mengalami kerusakan parah pada bagian atap, bahkan ada sebagian yang harus ditopang oleh kayu karena nyaris ambruk. Di musim hujan, ruang kelas kerap kebanjiran karena air hujan langsung masuk ke dalam kelas. Selain itu, hampir sebagian besar tembok di dalam kelas terkelupas dan tidak layak pakai.
Pemilik sekolah Toyib Sastrawijaya mengatakan, sejak dibangun sampai sekarang belum pernah menerima bantuan perbaikan gedung,
Toyib mengaku, pihaknya sudah mengajukan perbaikan bantuan kepada semua pihak terkait mulai dari Pemprov Banten hingga Pemkab Pandeglang. Namun, hingga saat ini usulan tersebut belum pernah direspons. “Diajukan sudah, bahkan ada yang sudah meriksa kondisi bangunan juga. Tetapi sampai sekarang belum ada kelanjutannya,” katanya.
Kepala Sekolah MIS Al-Ikhlas Thoriqulhuda, Khotimah mengatakan, kerusakan bangunan sekolah sudah terjadi sejak sepuluh tahun lalu. Akan tetapi, setiap usulan permohonan perbaikan bangunan yang disampaikan belum pernah direspons. “Sudah lama mulai rusaknya. Semuanya ada enam ruang kelas, dan kondisinya rusak semua,” katanya.
Khotimah mengaku, setiap melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) selalu merasa was-was karena kondisi atap bangunan yang nyaris ambruk. “kalau setiap belajar kita itu takut, khawatirnya atap bangunan roboh. Makanya, kalau hujan atau cuaca buruk, kita enggak bisa belajar dengan tenang,” katanya.(*)
Reporter : Adib











