LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Musibah dialami oleh rombongan keluarga asal Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang saat berlibur dengan menaiki wahana Arum Jeram Sungai Ciberang, di Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak pada Rabu 28 Desember 2022 siang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mulanya rombongan keluarga yang tengah berlibur Natal dan Tahun Baru itu datang ke wahana Arum Jeram sekira pukul 10.00 WIB.
Mereka pun langsung mendaftarkan diri untuk menjajal wahana yang terbilang ekstrem itu.
Di sana, mereka menggunakan peralatan keselamatan seperti pelampung juga helm. Mereka juga didampingi oleh dua orang guide dari Banten Rafting Ciberang.
Namun, saat asyik menjelajahi aliran Sungai Ciberang, sekira pukul 11.00 WIB di Blok Runyu terdapat arus deras yang langsung membalikan perahu mereka.
Rombongan keluarga yang terdiri dari 2 orang dewasa dan 2 orang anak itu pun langsung terjatuh dan terbawa arus sungai.
“Saat itu, guide langsung berusaha menolong dan saat itu berhasil meraih 2 anak korban, sementara istri dan korban masih terbawa arus sungai,” kata Kapolsek Lebakgedong Iptu Supar saat dihubungi.
Kedua orang guide pun lantas mengamankan kedua orang anak itu ke daratan dan langsung menelusuri Sungai Ciberang guna menyelamatkan pasangan suami istri itu.
“Hingga akhirnya sekitar satu kilometer kemudian istri dan korban dapat diangkat dari sungai oleh warga sekitar, korban langsung dibawa ke Puskesmas Lebakgedong,” ucapnya.
Namun, sang suami yang diketahui bernama Parsidi (55), itu dilaporkan meninggal dunia. Jenazah korban pun langsung dibawa ke rumah duka.
“Dengan adanya peristiwa tersebut keluarga korban menyadari bahwa peristiwa tersebut adalah musibah dan menolak dilakukan autopsi,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Perman
Editor : Merwanda











